JAKARTA, LINTAS — Pembangunan Underpass Joglo di Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang kontraknya dimulai pada November 2023, terus dikerjakan dan ditargetkan selesai pada November 2024. Konstruksi proyek dengan panjang 900 meter dan struktur tertutup 450 meter itu hingga 24 Juli 2024 progresnya mencapai 60 persen.
Kondisi itu terungkap saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau progres pembangunan Underpass Joglo di Kota Surakarta, Rabu (24/7/2024).
Dari rilis pers Kementerian PUPR yang diterima Majalahlintas.com disampaikan, keberadaan Underpass Joglo sudah dinantikan masyarakat karena akan mengurai simpul kemacetan akibat pelintasan sebidang dengan rel kereta api dan pertemuan beberapa ruas jalan kota Surakarta.

“Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover, dan underpass akan memperlancar lalu lintas, di samping memberikan kemudahan warga untuk melakukan kegiatan sosial-ekonomi,” kata Basuki.
Disebutkan, lingkup pekerjaan pada proyek ini meliputi pembangunan diafragma wall dengan struktur underpass tertutup concrete box dan secant pile.
Urai Kemacetan
Simpang Joglo merupakan salah satu simpul kepadatan lalu lintas di Kota Surakarta yang menjadi titik temu arus kendaraan dari Jakarta menuju Surabaya, termasuk dari Surakarta menuju Purwodadi. Pembangunan Underpass Joglo juga mendukung pengembangan jalur kereta api ganda elevated atau double rel layang yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan dan Pemkot Surakarta.
Pembangunan Underpass Joglo mulai dikerjakan sejak tanggal kontrak 27 November 2023 dan ditargetkan selesai pada 26 November 2024 dengan biaya bersumber dari APBN Kementerian PUPR 2023-2024 senilai Rp284 miliar. Kontraktor pelaksana PT. Hutama Karya dan PT. Wijaya Karya.
Nantinya, Underpass Joglo akan dilengkapi dengan rumah pompa serta sistem drainase samping (side drain) yakni mengalihkan air ke drainase jalan menggunakan pompa untuk mengantisipasi terjadinya genangan saat turun hujan. Ornamen bangunan underpass juga akan memperhatikan aspek beautifikasi dengan mengedepankan seni dan budaya lokal Kota Surakarta seperti Tokoh Pewayangan. (HRZ)
Baca Juga: Selesai Ditata, Kawasan Balekambang Jadi Daya Tarik Wisata di Surakarta




















