Jakarta, Lintas – Ruas Tol Cimanggis-Cibitung ditargetkan akan tersambung seluruhnya pada akhir 2023. Ruas tol ini akan melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus berupaya untuk menyelesaikan target pembangunan ruas-ruas tol baru, salah satunya Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 26,18 km.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.
“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” kata Menteri Basuki dalam keterangan yang didapat MajalahLintas.
Jalan Tol Cimanggis-Cibitung terdiri dari dua seksi. Sesuai data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Seksi 1A Junction Cimanggis-Jatikarya sepanjang 3,17 km.
Ruas ini telah beroperasi sejak 10 November 2020, terhubung dengan tol Cinere-Jagorawi dan tol Jagorawi.

Lalu, Seksi 2A ruas Jatikarya-SS Cikeas sepanjang 3,50 km, serta Seksi 2B ruas Cikeas-Cibitung 19,80 km.
Untuk seksi 2A, progres konstruksinya mencapai 98,16 persen dan telah dioperasikan secara fungsional sejak April 2023.
Sedangkan seksi 2B, progres konstruksinya 72,94 persen dan ditargetkan rampung pada Kuartal IV 2023.

Jadi, ruas Tol Cimanggis-Cibitung ditargetkan akan tersambung seluruhnya pada akhir 2023.
Ruas tol ini akan melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek berupa tol lingkar dalam kota dan lingkar luar (Jakarta Outer Ring Road/JORR) 1.
Lalu, JORR-2 yang terhubung dengan ruas Tol Cibitung-Cilincing dan telah beroperasi penuh sejak April 2023.
Jaringan JORR 2
Pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung dikelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Jalan tol ini bagian struktur jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR 2), terkoneksi antarruas tol di kawasan Metropolitan Jabodetabek sebagai pusat kegiatan nasional.
Tol ini juga menjadi akses penghubung dari Cibubur ke Jalan Tol Jagorawi, dan terkoneksi ke lima ruas lainnya yang tergabung jaringan JORR 2.

Kehadiran Jalan Tol Cimanggis-Cibitung menambah kapasitas jalan yang melintasi empat wilayah, yakni Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi.
Ruas tol ini juga bisa memangkas waktu tempuh berkendara, di mana sebelumnya akses jalan Transyogi/Alternatif Cibubur via Tol Jagorawi dan sebaliknya memakan waktu lebih dari 30 menit.
Kini, dengan teknoneksinya Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi I hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 5-10 menit.
Jalan Tol ini pun menjadi salah satu solusi mengurangi kepadatan lalu lintas dari ruas Tol Cikampek menuju Jakarta, atau mengarah ke Bogor tanpa harus lewat Jakarta. (EDW)

























