Jakarta, Lintas – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan website www.pakaimolis.co.id. Website ini merupakan saluran informasi terkait motor dan mobil listrik (molis).
Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury menjelaskan, pihaknya ingin membangun ekosistem kendaraan listrik yang sangat kokoh, solid, produktif, dan berdaya saing. Ekosistem yang baik hanya akan terwujud melalui kolaborasi dari seluruh pihak.
“Peralihan ke kendaraan listrik ini akan membantu mengurangi penggunaan energi berbasis impor yang kotor dan mahal ke energi berbasis domestik yang bersih dan murah. Dengan begitu, kedaulatan energi nasional semakin kokoh,” kata Pahala dalam keterangan tertulis, Senin (22/3/2023).
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengungkapkan, masyarakat tak perlu khawatir untuk mendapatkan informasi tentang molis di era digital saat ini.
Pasalnya, PLN yang ditunjuk Kementerian BUMN telah menyediakan website tentang perkembangan kendaraan listrik. Website ini lengkap dengan kalkulator penghematan untuk masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
“Cukup akses www.pakaimolis.co.id dari smartphone ataupun laptop, masyarakat bisa langsung tahu semua info terkait pengembangan kendaraan listrik. Dalam website itu juga ada fitur kalkulator penghematan untuk menghitung efisiensi beralih ke kendaraan listrik,” katanya.
Tak ketinggalan, Darmawan menambahkan, fitur kuis singkat untuk membantu masyarakat memahami syarat-syarat bantuan Rp 7 juta bagi pembelian atau konversi ke kendaraan listrik.
Keuntungan
Darmawan menyebutkan berbagai keuntungan kendaraan listrik. Salah satunya penghematan biaya bahan bakar sampai 80 persen. Kendaraan listrik yang ada saat ini memiliki baterai lebih awet dan pengisiannya jauh lebih ekonomis.
“Jadi, yang pertama pasti hemat hampir 80 persen. Kemudian, teknologi lebih modern, lebih ramah lingkungan. Kemudian polusi suara dan udara bisa dikurangi. Selain itu, masyarakat juga dapat dukungan pemerintah melalui skema bantuan pembiayaan untuk beralih ke kendaraan listrik ini,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho menambahkan, pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah untuk mengakselarasi kendaraan listrik ke masyarakat. IBC berkomitmen untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik dengan mempercepat industri hilirisasi nikel hingga menjadi baterai.
“Ini penting bagi Indonesia sehingga bisa meningkatkan TKDN hingga 80 persen dari kendaraan listrik saat ini,” tandasnya. (BAS)



















