JAKARTA, LINTAS — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui tiga bandara yang dikelolanya, telah membuka posko bantuan dan menurunkan tim relawan ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera.
Tiga bandara yang kini beroperasi sebagai pusat penyaluran bantuan adalah Bandara Minangkabau di Padang (Sumbar), Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh, dan Bandara Kualanamu di Deli Serdang (Sumut).
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan belasungkawa dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan bantuan.
“Kami menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan masyarakat yang terdampak bencana. Sebagai pengelola bandar udara, kami memastikan tiga bandara siap membantu kelancaran distribusi bantuan menuju lokasi bencana,” ujar Pahlevi dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (30/11/2025).
Mulai Beroperasi
Adapun posko bantuan di Bandara Minangkabau telah beroperasi sejak 28 November 2025 dan ditunjuk sebagai PIC Satgas BUMN Padang Pariaman. Posko ini berlokasi di area pintu masuk bandara dan menjadi pusat penampungan bantuan yang dikirim melalui udara dari BUMN seluruh Indonesia.


“Bantuan yang masuk akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak termasuk BUMN untuk kemudian disalurkan ke wilayah terdampak,” jelas Pahlevi.
Sdangkan bantuan yang telah disalurkan InJourney Airports untuk Sumatra Barat mencakup kebutuhan logistik, makanan siap konsumsi, perlengkapan sanitasi dan kebersihan, serta obat-obatan. Bantuan telah menjangkau beberapa wilayah seperti Kampuang Galapuang dan Sungai Buluh.
Posko di Sumut dan Aceh Dibuka
Mulai 29 November 2025, Bandara Kualanamu resmi membuka posko bantuan untuk mendukung penanganan bencana di Sumatra Utara. Bantuan dari InJourney Airports telah disalurkan ke Desa Sibalanga, Adiankoting, dan sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Pada hari yang sama, Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh juga membuka posko bantuan untuk meringankan beban masyarakat di provinsi tersebut. Bantuan yang disalurkan mencakup makanan, logistik, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan kesehatan.
Bandara Beroperasi Normal
Di luar penyaluran bantuan melalui udara, InJourney Airports juga menurunkan langsung tim relawan ke lokasi terdampak di tiga provinsi.
“Tim Relawan InJourney Airports, yaitu Gurila, terjun langsung memberikan dukungan. Mereka adalah karyawan yang memiliki kemampuan penanganan bencana,” tutur Pahlevi.
Meski menjadi pusat penyaluran bantuan, tiga bandara tersebut dipastikan tetap beroperasi normal melayani penerbangan reguler maupun penerbangan khusus penanganan bencana.
InJourney Airports menegaskan akan terus membuka posko bantuan dan mengerahkan relawan hingga proses pemulihan di Aceh, Sumbar, dan Sumut selesai. (CHI)
Baca Juga: Pemulihan Akses Usai Banjir Longsor Sumatera, PU Fokus Buka Jalur Darat





