JAKARTA, LINTAS – Dengan bertambahnya usia, maka kesehatan tubuh kita akan semakin rentan, sehingga menjaga kesehatan menjadi sangat krusial karena penurunan fungsi fisiologis tubuh. Menjaga kebugaran fisik secara proaktif akan mencegah penyakit degeneratif dan dapat meningkatkan kualitas kesehatan tubuh.
PT Genki Anugerah Sejahtera yang tergabung dalam Grup Genki Indonesia melaksanakan terapi Genki Ion sejak 9 Juni s/d 24 Juni 2026, di Perumahan Camar Pinguin, Pondok Aren, Bintaro, Jakarta Selatan. Koordinator PT Genki Anugerah Sejahtera Husni Mauludi mengatakan, kegiatan terapi ini tidak dipungut biaya.
Sesuai dengan Visi-Misi dari PT Genki Anugerah Sejahtera, pertama ingin membantu semakin banyak orang sehat, dan kedua membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Saat ini, PT Genki Anugerah Sejahtera di Indonesia sudah ada beberapa cabang, seperti Bandung, Semarang, dan Jakarta.
“Usaha kami adalah bergerak di bidang kesehatan yang komplementer atau pengobatan alternatif yang dapat diterima secara medis, melalui fisioterapi yang salah satunya adalah Genki Ion dengan menggunakan terapi listrik,” kata Husni, Senin (22/6/2026).
Beda Potensial (atau tegangan listrik) adalah jumlah energi yang diperlukan untuk memindahkan satu unit muatan listrik dari satu titik ke titik lainnya. Secara sederhana, ini adalah dorongan yang membuat arus listrik mengalir melalui suatu konduktor dari titik berpotensial tinggi ke rendah. Melalui metode gelombang beda potensial, maka akan dihasilkan beda potensial dan ion negatif.
Ion negatif adalah partikel udara (anion) yang bermuatan listrik karena menangkap elektron tambahan. Partikel ini terbentuk secara alami di alam, seperti di sekitar air terjun, pegunungan, dan pantai. Ion negatif dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menjernihkan udara hingga mengurangi stres.
Terapi Genki Ion
Penanganan yang dilakukan dengan cara mendudukkan pasien di kursi yang telah dialiri listrik dengan tegangan tertentu yang akan menghasilkan gelombang potensial di dalam tubuh. Tubuh pasien akan merasakan efek pijatan yang berfungsi untuk melepaskan plak-plak yang menyumbat pembuluh darah (aterosklerosis), yaitu tumpukan lemak, kolesterol, dan kalsium pada dinding arteri.
Sedangkan ion negatif berfungsi untuk membuat sel darah merah terpisah-pisah. Contohnya, ketika kita makan makanan yang asam atau santan efeknya darah dalam tubuh lengket dan fungsi ion negatif untuk melepaskannya.
“Apabila terapi dilakukan rutin 1 jam setiap hari, maka pembuluh darah akan bersih dan sel darah merah semakin lancar, otomatis organ-organ di dalam tubuh kita menjadi sehat, ” kata Husni, yang juga merangkap sebagai instruktur terapi Genki Ion.
Husni menambahkan, agar terapi hasilnya maksimal adalah dengan cara mengatur waktunya, terapi pertama dapat dilakukan pada pagi hari (mulai pukul 6, 7, atau 8 WIB) dan terapi kedua pada malam hari (pukul 20.00 WIB).
“Kebanyakan orang untuk menjadi sehat itu pengennya instan. Misalnya, ada pasien terapi yang mengeluhkan setelah empat kali terapi belum merasakan hasilnya, padahal hasil terapi setiap orang perubahannya tidak sama. Ada yang baru satu dua kali terapi merasakan efeknya, ada juga yang setelah satu minggu efeknya terasa,” pungkas Husni. (PAS/SAL)
Baca Juga: Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL Cuma Rp 1 hingga 28 Juni























