JAKARTA, LINTAS — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan Sekolah Rakyat IPWL Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, telah layak digunakan. Fasilitas sekolah dinilai aman dan nyaman bagi siswa.
Dalam kunjungan kerjanya, Kamis (28/8/2025), Dody meninjau ruang kelas, asrama putra-putri, hingga sarana sanitasi. Ia juga menyapa para siswa, melihat langsung proses belajar, serta mengecek meja, kursi, papan tulis, ventilasi, dan pencahayaan ruang.
“Sekolah ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga rumah kedua bagi para siswa. Kami ingin memastikan setiap fasilitas benar-benar layak, aman, dan nyaman sehingga proses belajar dapat berjalan dengan baik,” kata Dody dikutip dari rilis pers yang diterima majalahlintas.com, Jumat (29/8/2025).
Sekolah Rakyat Sofifi merupakan satu dari 63 sekolah Tahap I yang direnovasi Kementerian PU. Lokasi yang semula gedung Instalasi Penerima Wajib Lapor (IPWL) itu kini difungsikan sebagai SMA dengan dua rombongan belajar berisi 50 siswa.
Sinergi
Renovasi dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara. Dody menekankan pentingnya sinergi sejak perencanaan hingga pelaksanaan agar hasil sesuai target.




“Saya kira bagus ya fisiknya, dan diselesaikan cepat sesuai dengan target,” ujarnya.
Pekerjaan konstruksi dikerjakan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU sejak 10 Mei hingga 8 Juli 2025. Sekolah mulai digunakan untuk belajar mengajar pada 14 Juli 2025.
Bangunan yang direnovasi meliputi ruang kelas, asrama, mushala. Termasuk rumah dinas pegawai, ruang makan, dapur, pos keamanan, pagar keliling, dan lapangan upacara.
Kementerian PU berharap sekolah ini menjadi pusat pembelajaran berkualitas bagi anak-anak Maluku Utara. Selain itu, renovasi sekolah juga diharapkan mendukung pemerataan akses pendidikan, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Penelusuran Lintas, dikutip dari website resmi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, pada tahap awal, empat sekolah akan dibangun di Ternate, Tobelo, dan dua lokasi di Sofifi, dengan lahan seluas 8 hektar di Desa Rioribati. Sekolah ini diperuntukkan khusus bagi warga Maluku Utara yang masuk dalam desil 1 dan 2 kategori kesejahteraan nasional.
Gubernur Sherly Tjoanda, akhir Mei 2025, menegaskan, program SR merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Ia pun mengapresiasi kerja cepat para menteri terkait. (HRZ)
Baca Juga: Kementerian PU Targetkan 65 Sekolah Rakyat Tahap IC Beroperasi September 2025



















