JAKARTA, LINTAS — PT Transjakarta melakukan penyesuaian operasional pada sejumlah rute layanan pada jam sibuk Jumat pagi akibat genangan air yang muncul di beberapa titik setelah hujan deras. Penyesuaian ini mencakup penghentian sementara layanan, pengalihan, hingga perpendekan rute.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional layanan bagi pelanggan.
“Sehubungan dengan adanya genangan air akibat hujan deras di beberapa titik pagi ini, terdapat penyesuaian operasional pada beberapa rute dan layanan Transjakarta pada jam sibuk Jumat pagi,” ujar Ayu dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026)..
Rute Angkutan Umum Integrasi Terdampak
Pada layanan Angkutan Umum Integrasi, beberapa rute terpaksa dihentikan sementara. Rute 1C (Blok M–Pesanggrahan) dan 8E (Blok M–Bintaro Kodam) stop operasi akibat banjir di Jalan Haji Gari pada kedua arah.
Sementara itu, rute 1M (Blok M–Meruya) dialihkan karena genangan setinggi sekitar 50 cm di Jalan Swadarma Raya. Rute 5N (Kampung Melayu–Ragunan) juga mengalami pengalihan akibat luapan sungai di jalur Pasar Kambing.
Layanan Mikrotrans Ikut Disesuaikan
Penyesuaian juga terjadi pada layanan Mikrotrans. Rute JAK.32 (Petukangan–Lebak Bulus) dan JAK.49 (Lebak Bulus–Cipulir) dihentikan sementara karena banjir di Jalan Bintaro Permai (H. Gari) dan Jalan Ciledug Raya (ITC Cipulir).
Adapun rute JAK.22 (Dwikora–Penas Kalimalang) mengalami perpendekan rute akibat genangan setinggi 30–40 cm di Simpang Cawang.
Selain itu, beberapa rute Mikrotrans mengalami pengalihan, yakni JAK.27 (Pulogebang–Rorotan), JAK.37 (Cililitan–Condet via Kayu Manis), JAK.40 (Pulogebang–Pasar Modern), JAK.71 (Kampung Rambutan–Pinang Ranti), dan JAK.95 (Lebak Bulus–Terminal Pasar Minggu).
Koridor 13 Terlambat Signifikan
Transjakarta juga melaporkan keterlambatan signifikan pada layanan Koridor 13 rute Puri Beta–Petukangan. Keterlambatan dipicu genangan air di sekitar Swadarma serta kepadatan lalu lintas di kawasan Petukangan.
“Waktu tempuh perjalanan saat ini mencapai sekitar 1 jam 20 menit akibat imbas hujan deras dan kepadatan arus lalu lintas,” tutur Ayu.
Imbauan kepada Pelanggan
Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini sebelum bepergian.
Pelanggan dapat mengecek pembaruan layanan melalui aplikasi TJ: Transjakarta untuk memantau posisi bus dan status rute secara real time, serta melalui akun media sosial resmi Transjakarta di Instagram dan X (Twitter).
“Pelanggan diimbau tetap berhati-hati di jalan dan memastikan kembali rute perjalanan sebelum berangkat,” pungkas Ayu. (CHI)
Baca Juga: DIY Diprediksi Jadi Tujuan Favorit Lebaran 2026, Menhub Minta Kesiapan Transportasi






























