JAKARTA, LINTAS — Pemerintah menyiagakan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) di jalur nasional untuk mengantisipasi gangguan infrastruktur selama mudik Lebaran 2026. Langkah ini difokuskan pada respons cepat saat terjadi kerusakan jalan, banjir, atau longsor.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebut kesiapan ini penting di tengah lonjakan mobilitas. Peralatan dan material darurat ditempatkan di titik strategis agar penanganan tidak terlambat.
“Kementerian PU telah menyiapkan berbagai peralatan dan material tanggap darurat di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan infrastruktur jalan selama periode mudik dan balik Lebaran,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).
Selain itu, distribusi DRU disesuaikan dengan karakter wilayah dan potensi bencana. Pulau Jawa mendapat alokasi terbesar, yakni 428 unit, mengingat volume lalu lintas tertinggi. Sementara Sumatera 244 unit, Kalimantan 233 unit, Sulawesi 196 unit, Papua 141 unit, serta Kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku 219 unit.
Material Beragam
Di sisi lain, jenis material yang disiapkan cukup beragam. Mulai dari jembatan bailey, sandbag, bronjong, hingga asphalt cold mix. Material ini memungkinkan perbaikan darurat dilakukan tanpa menunggu pekerjaan permanen.
Karena itu, penempatan logistik dilakukan di sepanjang koridor utama jalan nasional. Tujuannya mempercepat mobilisasi saat terjadi gangguan yang menghambat arus kendaraan.
Namun, kesiapsiagaan tidak hanya soal alat. Kementerian PU juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan. Sinergi ini dinilai krusial agar penanganan di lapangan berjalan efektif.
Kesiapan DRU berlaku selama 11 Maret hingga 1 April 2026. Periode ini mencakup puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. Risiko keterlambatan akibat gangguan jalan pun ditekan semaksimal mungkin. (HRZ)
Baca Juga: 37 Titik Rawan Bencana di Jateng dan 14 di DIY, Kementerian PU Sebar DRU

























