Home Berita PU Perkuat Dukungan Penanggulangan Longsor Majenang

PU Perkuat Dukungan Penanggulangan Longsor Majenang

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat penanganan darurat bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, dengan menyalurkan bantuan untuk pengungsi. Termasuk mengerahkan alat berat sejak masa tanggap darurat ditetapkan.

Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan dukungan lintas instansi untuk mempercepat pencarian korban dan pembersihan material longsoran. “Kementerian PU siap mendukung penuh upaya penanganan darurat bekerja sama dengan instansi kebencanaan,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dikutip dari keterangan tertulis.

Adapun hingga Jumat (22/11/2025), sebanyak 15 alat berat masih bekerja di lokasi untuk membantu proses pencarian dan evakuasi.

Namun, selain penanganan di lapangan, Kementerian PU juga menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi. Bantuan tersebut meliputi 400 selimut dan 380 kasur lipat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, serta empat toilet portable dan dua hidran umum dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat.

Kepala BBWS Citanduy Roy Panagom Pardede menyebutkan, hari Jumat merupakan hari terakhir operasi pencarian dan masih ada dua korban yang belum ditemukan.

“Setelah operasi SAR selesai, kami menunggu hasil tim teknis Direktorat Bintek SDA untuk menentukan penanganan lanjutan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Sementara itu, saat meninjau lokasi bencana pada Selasa (18/11/2025), Dody menekankan pentingnya mitigasi pascabencana. Ia menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh rembesan air dari cekungan alam di atas lereng.

“Ke depan, tugas kita memastikan cekungan itu tidak lagi menahan air. Tidak harus kering 100 persen, tetapi air harus terus teralirkan agar tidak memicu longsor baru,” kata Dody. (HRZ)

Baca Juga: Menteri PU Tinjau Longsor Majenang, Fokus pada Evakuasi dan Mitigasi

Share

Foto Pilihan Lainnya