Home Berita Progres Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Capai 72 Persen, Perjalanan ke Bandung Makin Cepat

Progres Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Capai 72 Persen, Perjalanan ke Bandung Makin Cepat

Share

JAKARTA, LINTAS – Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan terus dikebut. Hingga 23 Oktober 2025, progres konstruksi rata-rata telah mencapai 72,040%, sementara pembebasan lahan sudah menembus 81,53%. Jalan tol sepanjang 62 kilometer ini dirancang untuk memperlancar konektivitas antara Jakarta dan Bandung melalui sisi selatan.

Tol ini akan menghubungkan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jatiasih, Bekasi, dengan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta. Kehadiran tol diharapkan memangkas waktu tempuh perjalanan dan menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang ingin menghindari kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek eksisting.

“Dampak positif pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan akan menjadi solusi strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek eksisting, menjadi alternatif perjalanan menuju Bandung dan kawasan Jawa Barat bagian Selatan, mempercepat arus logistik serta mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Bekasi, Bogor, Karawang, hingga Purwakarta,” ungkap Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).

Tiga Paket

Proyek tol ini terdiri dari tiga paket pekerjaan utama yang terbagi ke dalam enam seksi. Semua paket diawasi secara ketat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai proyek prioritas nasional.

Rincian progres hingga 9 Oktober 2025 memperlihatkan perbedaan capaian pada masing-masing paket:

  • Paket 1 (Seksi 1 & 2, Jatiasih–Bantar Gebang–Setu, 7,25 km): Pembebasan lahan baru 9,84%, konstruksi belum dimulai.
  • Paket 2A (Seksi 3, Setu–Sukaragam, 10,50 km): Pembebasan lahan 86,09%, konstruksi 70,77%.
  • Paket 2B (Seksi 4, Sukaragam–Bojongmangu, 13 km): Pembebasan lahan 97,86%, konstruksi 68,49%.
  • Paket 3 (Seksi 5 & 6, Bojongmangu–Kutanegara–Sadang, 31,25 km): Pembebasan lahan 98,03%, konstruksi 90,66%.

Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan dilengkapi tujuh simpang susun: Jatiasih, Bantargebang, Setu, Sukaragam, Bojongmangu, Kutanegara, dan Sadang. Dengan fasilitas ini, tol tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga membantu mengurai kemacetan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan menurunkan biaya logistik distribusi barang.

Selain fungsi transportasi, tol ini diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah. Kawasan Bekasi, Bogor, Karawang, dan Purwakarta akan mendapatkan dampak positif melalui percepatan arus barang, peningkatan akses pariwisata, dan potensi investasi. (GIT)

Baca Juga: Dorong Penerbangan Ramah Lingkungan, Kemenhub Targetkan Semua Bandara Mampu Hitung Emisi di 2027

Share