JAKARTA, LINTAS — Pembangunan Rumah Menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara progresnya telah mencapai 42,62 persen.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga membenarkan proses pembangunan tersebut, namun masih di bawah angka 50 persen.
“Untuk progres Rumah Tapak Jabatan Menteri sudah mencapai 42,62 persen,” ujar Danis Sumadilaga dalam keterangannya, Senin 11 Desember 2023.

Danis mengatakan, Kementerian PUPR masih terus mempercepat pembangunan Rumah Menteri yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang ditargetkan selesai pada 2024.
Ia menjelaskan pembangunan konstruksi rumah dilaksanakan secara paralel dengan penataan lanskap serta penghijauan dan penataan pedestrian bagi pejalan kaki di sekitar lokasi pembangunan.
Baca juga: IKN Yakin Investasi Rp 45 Triliun Terealisasi di Akhir Tahun 2023
Di sisi lain, Kementerian PUPR juga memasang panel surya guna memaksimalkan pemanfaatan energi listrik di unit hunian.
Kementerian PUPR meminta agar pohon-pohon yang ada tidak ditebang, dan melakukan penanaman pohon agar lingkungan tetap hijau dan sejuk.
36 Rumah Jabatan Menteri
Diketahui sebanyak 24 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri Persil 104 dibangun di atas lahan seluas 10,6 hektare. Kemudian Rumah Tapak Jabatan Menteri Persil 105 sebanyak 12 unit dibangun di atas lahan seluas 9,1 ha.
Seluruh pembangunan rumah menteri juga dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), meubelair, serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri didesain untuk merespons kondisi topografi berkontur yang terdiri dari 2 tipe rumah guna mengikuti kontur lahan, yaitu tipe upslope dan downslope.
Tipe upslope yang dibangun sebanyak 25 unit untuk hunian yang berada pada punggungan bukit, dengan elevasi belakang rumah lebih tinggi daripada elevasi jalan.

Sementara itu, tipe downslope yang dibangun sebanyak 11 unit, diperuntukkan bagi hunian yang berada di lereng bukit sehingga elevasi belakang rumah lebih rendah daripada elevasi jalan.
Selain didesain untuk mengikuti kontur lahan sehingga meminimalisir cut and fill, Rumah Tapak Jabatan Menteri juga didesain untuk responsif terhadap iklim dan bencana.
Di sisi lain, juga dibangun sistem Smart Design Building dengan akses 100 persen terhadap internet dan wi-fi sehingga menjadi kawasan cerdas terpadu. (ATO)
Baca Juga: Ada 9 Investor Siap Bangun Perumahan di IKN
























