Home Berita Pengprov Pergatsi Bali 2025–2029 Resmi Dilantik, Targetkan Emas PON NTB 2028

Pengprov Pergatsi Bali 2025–2029 Resmi Dilantik, Targetkan Emas PON NTB 2028

Share

DENPASAR, LINTAS – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi), Diana Kusumastuti, resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Pergatsi Bali masa bakti 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Dwi Tunggal Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Minggu (25/1/2026).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada insan gateball Bali serta sejumlah instansi yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan olahraga gateball di Pulau Dewata. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam membina atlet dan memperluas eksistensi cabang olahraga tersebut.

Dalam sambutannya, Diana mengatakan pentingnya peran kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan prestasi atlet gateball Bali di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mendorong agar struktur kepengurusan Pergatsi di seluruh kabupaten dan kota se-Bali segera disempurnakan guna mendukung pembinaan atlet secara merata.

“Gateball merupakan olahraga yang menggabungkan unsur strategi dan ketelitian, seperti perpaduan antara golf dan catur. Dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, salah satu prioritasnya adalah penguatan prestasi olahraga nasional. Gateball harus menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujar Diana.

Olahraga yang Inklusif

Menurutnya, gateball memiliki karakter olahraga yang inklusif dan dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Hal ini menjadikan gateball memiliki potensi besar untuk dikembangkan sejak usia dini sebagai bagian dari pembinaan olahraga berkelanjutan.

Diana juga menilai Bali memiliki posisi strategis sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan gateball, baik tingkat nasional maupun internasional. Selain sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga berkelas internasional.

Target Emas PON NTB 2028

Diana juga menaruh harapan besar terhadap prestasi gateball Bali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB–NTT 2028. Ia menyampaikan target agar Bali mampu mempertahankan bahkan meningkatkan raihan medali emas yang telah diraih pada PON sebelumnya.

“Target kita pada PON NTB 2028 adalah emas. Bali harus mampu meraih prestasi terbaik. Saya berharap seluruh jajaran pengurus dan atlet bekerja lebih keras dan lebih terarah,” tegasnya.

Selain fokus pada prestasi, Diana juga menyoroti pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Bali belum memiliki lapangan gateball representatif yang dapat digunakan secara optimal untuk pembinaan atlet.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Bali bersama KONI Bali dapat segera merealisasikan pembangunan lapangan gateball yang memadai. Idealnya berada di kawasan strategis, agar mudah diakses masyarakat dan atlet,” katanya.

PB Pergatsi, lanjut Diana, akan terus memberikan dukungan terhadap Pengprov Pergatsi Bali melalui berbagai program pembinaan, termasuk pelatihan atlet, sertifikasi pelatih dan wasit, serta penguatan manajemen organisasi. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat kemajuan gateball Bali di bawah kepengurusan baru.

Delapan Daerah Terbentuk

Sementara itu, Ketua Umum Pergatsi Bali periode 2025–2029, Prof. Dr. I Ketut Sudiana, S.Pd., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa kepengurusan Pergatsi saat ini telah terbentuk di hampir seluruh kabupaten dan kota di Bali. Dari sembilan wilayah administratif, delapan daerah telah memiliki kepengurusan aktif, sementara Kabupaten Bangli masih dalam proses pembentukan.

Ia juga memaparkan capaian prestasi gateball Bali dalam beberapa tahun terakhir. Pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, kontingen Bali berhasil meraih tiga medali emas dari nomor tunggal putri, ganda campuran, dan triple campuran, serta satu medali perak dari nomor tunggal putra.

Baca Juga: Besok Rabu, Stasiun Jatake Mulai Beroperasi

“Prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI, serta dukungan masyarakat dan sektor swasta. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh senior gateball Bali yang telah berjasa membesarkan Pergatsi di daerah ini,” ujar Sudiana.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pelopor gateball Bali, Pengprov PERGATSI Bali juga menyerahkan penghargaan Lifetime Achievement kepada sejumlah tokoh yang dinilai berperan besar dalam pengembangan olahraga gateball sejak awal berdirinya.

Sudiana turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Bali melalui KONI Bali dan Dinas PUPRKIM, yang telah memfasilitasi penyediaan lapangan serta kantor sekretariat sebagai pusat kegiatan PERGATSI Bali. Selain itu, Undiknas Denpasar juga dinilai berperan penting dengan menyediakan fasilitas untuk pelaksanaan pelatihan dan kegiatan organisasi.

Pembinaan Pendidikan dan Pendataan Atlet

Dalam program kerja ke depan, Pengprov Pergatsi Bali berencana memperluas pengembangan gateball ke lingkungan pendidikan, baik sekolah maupun perguruan tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) serta instansi terkait agar gateball dapat dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

Selain itu, pembinaan atlet usia pelajar juga akan diperkuat melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan di tingkat kabupaten dan kota. Menurut Sudiana, guru olahraga memiliki peran strategis dalam memperkenalkan gateball kepada siswa sejak dini.

Pengprov Pergatsi Bali juga menaruh perhatian pada pendataan atlet, pelatih, dan wasit secara terstruktur. Pendataan tersebut meliputi sertifikasi dan kualifikasi masing-masing sumber daya manusia agar pembinaan dapat dilakukan secara profesional dan berstandar nasional.

“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa seluruh wasit dan pelatih memiliki sertifikasi yang jelas. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pertandingan sekaligus meningkatkan kredibilitas organisasi,” tambahnya.

Sudiana berharap, dengan kepengurusan baru yang didominasi generasi muda dan memiliki semangat pembaruan, gateball Bali dapat kembali menjadi salah satu barometer prestasi nasional. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan atlet. (ROY)

Baca Juga: Pergatsi Dorong Pembentukan SEAGU, Targetkan Gateball Tampil di SEA Games 2027

Oleh:

Share