Penajam Paser Utara, Lintas – Progres pembangunan infrastruktur Kawasan Sumbu Kebangsaan tahap 1 yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara Nusantara, hingga 7 Agustus 2023, sudah mencapai 54,41 persen. Ditargetkan, pembangunan Sumbu Kebangsaan tahap 1 ini akan rampung pada Desember 2023.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur Rozali Indra Saputra menyampaikan progres ini kepada Majalahlintas.com, Selasa (8/8/2023).
Sebelumnya, Ketua Bidang Pelaksanaan Penataan Kawasan Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Didiet Arief, dikutip dari rilis pers yang diterima Majalahlintas.com, Jumat (4/8/2023), menyampaikan bahwa hingga Juli 2023, progres pembangunan Sumbu Kebangsaan mencapai 46,8 persen.
“Progres ini lebih cepat daripada target rencana yang ditetapkan sebesar 46,8 persen. Untuk itu, kami optimistis pekerjaan dapat rampung sesuai kontrak, yakni pada Desember 2023,” kata Didiet Kamis (3/8/2023), saat mendampingi tim survei Kompas CEO Forum yang, menurut rencananya, akan diadakan di KIPP IKN pada awal November 2023.
Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Pembangunan Istana Negara di IKN Nusantara

Filosofi Sumbu Kebangsaan
Kawasan Sumbu Kebangsaan adalah bagian penting di IKN sebab secara filosofis, merupakan ruang terbuka yang menjadi simbol hubungan harmonis antara alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan.
Nantinya, Sumbu Kebangsaan ini secara imajiner akan menghubungkan Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark melalui serial ruang terbuka. Mulai dari Plaza Seremoni, Plaza Sipil/Bukit Bendera, Plaza Bhinneka, Science and Tech Park, Plaza Adi Budaya, Plaza Pertunjukan hingga Plaza Demokrasi.
Pekerjaan Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I (Plaza Seremoni) dilakukan secara bertahap dengan mekanisme Design and Build sejak Desember 2022. Konstruksinya dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero), dengan Konsultan Manajemen Konstruksinya oleh PT Virama Karya (Persero) KSO PT Laras Sembada, dengan nilai kontrak sebesar Rp 365,8 miliar.
Baca Juga: Foto: Sumbu Kebangsaan IKN
Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I terbagi menjadi beberapa zona yaitu Zona 1 yang meliputi Wetland bagian Utara dan Gedung Visitor Center. Lalu Zona 2 terdiri dari Ceremonial Lawn, Gedung Retail & Gallery, Plaza Timur, Plaza Barat, dan Bangunan Toilet & Service.
Selanjutnya, Zona 3 yang meliputi Central Promenade, Forest Walk, Forest Trail, Mini Ampitheater, dan Wetland bagian Selatan. Kemudian, Zona 4 dan Zona 5 terdiri dari Shared Street.
Adapun lingkup pekerjaannya meliputi perencanaan, persiapan dan pematangan lahan, pekerjaan lanskap di beberapa zona. Lalu, pekerjaan drainase, jalan, dan gedung visitor center, gedung retail, dan toilet.
Progres Signifikan
Rozali Indra Saputra menambahkan, Pembangunan di Ibu kota Nusantara, khususnya bidang Cipta Karya, mengalami progres yang signifikan.
Penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan tahap I, misalnya, telah mencapai 100 persen. Selain itu infrastruktur dasar dan bangunan pemerintahan yang ditangani oleh BPPW Kaltim, seperti Pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara hingga 7 Agustus 2023 sebesar 23,93 persen.
Pembangunan Kantor Presiden (21,44 persen), pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung (22,04 persen). TPST KIPP IKN (2,08 persen).
Adapun pembangunan Kantor Kemenko 1 (11,70 persen), Kantor Kemenko 2 (1,02 persen), Kantor Kemenko 3 (7,97 persen), dan Kantor Kemenko 4 (12,48 persen). Selanjutnya, pembangunan gedung dan blok Kemensetneg (14,73 persen).
Pekerjaan terkait penyiapan KIPP tahap 2 telah mencapai 48,39 persen. Land Development Subwilayah perencanaan 1B dan 1C yang disiapkan sebagai Zona Pendidikan, Kesehatan, dan Komersil telah mencapai 25,30 persen dan 30,60 persen. Sementara pembangunan jaringan perpipaan transmisi air minum SPAM Sepaku Paket 1 mencapai 13,68 persen. (HRZ)
Baca Juga: Superblok Akan Dibangun di IKN Nusantara


























