Home Berita MRT Jakarta Tawarkan Stasiun untuk Layanan Pengurusan Visa dan Paspor

MRT Jakarta Tawarkan Stasiun untuk Layanan Pengurusan Visa dan Paspor

Share

JAKARTA, LINTAS — PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana menghadirkan layanan publik seperti pengurusan paspor dan visa langsung di stasiun. Inisiatif ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan.

Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad H. Mahfud, menjelaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap awal dan belum melibatkan kerja sama resmi dengan instansi pemerintah atau kedutaan besar.

“Kami sudah punya contoh PTSP di Stasiun Blok A. Ke depan, kami sedang merencanakan adanya layanan paspor dan visa di wilayah selatan. Itu masih berupa harapan, dan belum dibicarakan lebih lanjut dengan pihak terkait,” ujarnya dalam Forum Jurnalis MRT Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Farchad menambahkan, layanan tersebut rencananya akan ditempatkan di stasiun-stasiun yang berada di kawasan pemukiman, seperti Stasiun Haji Nawi, Fatmawati, Blok A, dan Cipete. Lokasi-lokasi tersebut dinilai strategis untuk menjangkau masyarakat yang selama ini harus bepergian jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus dokumen resmi.

“Selama ini pusat pelayanan publik terkonsentrasi di tengah kota. Dengan menempatkan layanan ini di wilayah selatan, kami ingin mengurangi beban warga agar tidak perlu tergopoh-gopoh ke pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, MRT Jakarta telah bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta dalam program “PTSP Goes to MRT” dan “Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)” yang telah diimplementasikan di Stasiun Blok A.

Melalui program ini, warga bisa mengakses layanan yang biasanya hanya tersedia di kantor kelurahan, DPMPTSP, atau Disdukcapil, langsung di lingkungan stasiun MRT.

Gerai PTSP di Blok A berfokus pada layanan Gerai Memulai Usaha, termasuk konsultasi terkait perizinan dan nonperizinan di wilayah DKI Jakarta.

Sementara itu, Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) adalah mesin otomatis berbentuk vending machine yang menyediakan berbagai layanan pencetakan dokumen kependudukan.

MRT Jakarta. | Dok. MRT Jakarta

Penumpang MRT Tembus 21 Juta di Semester I 2025

Selain membuka peluang kolaborasi layanan publik, MRT Jakarta juga mencatat pertumbuhan positif dari sisi jumlah penumpang. Selama Januari hingga Juni 2025, jumlah pengguna MRT telah mencapai 21.053.246 penumpang, atau hampir setengah dari target tahunan sebesar 43.021.311 penumpang.

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan rata-rata penumpang harian mencapai 117.867 orang.

“Target kita tahun ini 43 juta penumpang, dengan rata-rata 117 ribu orang per hari. Hingga pertengahan tahun ini, capaian kami sudah cukup baik,” katanya.

Berikut rincian jumlah penumpang MRT Jakarta per bulan selama semester I 2025:

  • Januari: 3.579.538 orang
  • Februari: 3.483.799 orang
  • Maret: 3.219.035 orang
  • April: 3.268.690 orang
  • Mei: 3.692.387 orang
  • Juni: 3.809.797 orang

Bulan Juni mencatat rekor tertinggi dengan rata-rata penumpang harian mencapai 126.993 orang, sedangkan bulan terendah terjadi pada Maret dengan 103.840 orang per hari.

Menurut Tuhiyat, penurunan jumlah penumpang pada Maret dan April disebabkan oleh libur panjang selama Ramadan dan Idulfitri.

“Sebagian besar pengguna MRT adalah pekerja. Karena itu, saat libur panjang seperti Ramadan dan Lebaran, terjadi penurunan cukup signifikan,” ujarnya. (CHI)

Oleh:

Share