Home Berita MRT Jakarta Bangun Stasiun Terdalam di Indonesia, Kedalaman 28 Meter

MRT Jakarta Bangun Stasiun Terdalam di Indonesia, Kedalaman 28 Meter

Share

JAKARTA, LINTAS — Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar akan menjadi stasiun serta terowongan MRT terdalam di Indonesia, dengan konstruksi yang mencapai kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah. Desain kedua stasiun ini juga berbeda dibandingkan stasiun MRT pada fase sebelumnya, karena memiliki struktur bertingkat.

Fase 2A ini adalah Paket Kontrak 202 (CP202) yang mencakup pembangunan tiga stasiun bawah tanah: Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, serta pembangunan terowongan bawah tanah sepanjang 1,8 kilometer dari Harmoni hingga Mangga Besar.

“Desain stasiun dan terowongan CP202 ini berbeda dari fase 1 serta CP201 dan CP203, di mana keduanya dibuat sejajar. Di CP202, desainnya bertingkat karena lokasi stasiun berada di bawah jalan utama—Jalan Gajah Mada untuk Stasiun Sawah Besar dan Jalan Hayam Wuruk untuk Stasiun Mangga Besar,” jelas Ahmad Pratomo, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), dikutip dari web MRT, Kamis (31/7/2025).

Struktur Empat Lantai di Stasiun Terdalam

Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar akan dibangun dengan empat lantai. Lantai pertama dan ketiga akan menjadi beranda peron (concourse), sementara lantai dua dan empat digunakan sebagai peron kereta. Lantai dua melayani arah selatan menuju Stasiun Lebak Bulus, dan lantai empat melayani arah utara menuju Stasiun Kota.

Berikut profil masing-masing stasiun CP202:

  • Stasiun Harmoni
    Terdiri dari dua lantai dengan panjang 252 meter, lebar 16,4 meter, dan kedalaman 17 meter. Stasiun ini akan memiliki tujuh akses masuk (empat di trotoar dan tiga terintegrasi langsung dengan halte Transjakarta).
  • Stasiun Sawah Besar
    Terdiri dari empat lantai, panjang 200 meter, lebar 14,1 meter, dan kedalaman 27 meter. Dilengkapi dengan lima akses masuk (empat di trotoar dan satu terintegrasi dengan halte Transjakarta).
  • Stasiun Mangga Besar
    Terdiri dari empat lantai, panjang 220 meter, lebar 14,1 meter, dan kedalaman 28 meter. Sama seperti Sawah Besar, stasiun ini juga memiliki lima akses masuk (empat di trotoar dan satu terintegrasi dengan halte Transjakarta).

Progres dan Komitmen Lingkungan

Pekerjaan konstruksi CP202 dimulai sejak 27 Juli 2022, usai penandatanganan kontrak pelaksanaan pada 18 Juli 2022. Hingga 25 Juni 2025, progres pekerjaan telah mencapai 53,84 persen, meliputi ekskavasi, pengecoran struktur stasiun, dan produksi tunnel segment.

Baca Juga: Optimalkan Pengawasan ODOL, Kemenhub Tinjau Jembatan Timbang Kertapati dan Talang Kelapa

Selain itu, MRT Jakarta bersama kontraktor pelaksana, Shimizu–Adhi Karya Joint Venture (SAJV), juga tengah mempersiapkan pengoperasian mesin bor terowongan kedua (TBM 2) guna melanjutkan pembangunan terowongan bawah tanah yang tersisa.

“PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama kontraktor memastikan pembangunan dilakukan sesuai regulasi, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan secara berkelanjutan,” tegas Ahmad. (CHI)

Oleh:

Share