Home Berita Megawati Soekarnoputri Resmikan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor

Megawati Soekarnoputri Resmikan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor

Share

Bogor, Lintas – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, yang juga Ketua Dewan Pengarah BRIN sekaligus Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia, meresmikan Penataan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor, Rabu (17/5/2023).

Hadir mendampingi dalam peresmian, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah yang mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko.

Presiden RI ke-5 Megawati dalam sambutannya mengucapkan selamat atas diresmikannya Rumah Kaca Anggrek Kebun Raya Bogor tersebut. “Saya ucapkan juga Ulang Tahun ke-206 untuk Kebun Raya Bogor, kebun raya ini menjadi salah satu kebanggaan yang dimiliki Indonesia. Kepada BRIN, saya berpesan agar riset harus dapat diterapkan untuk bangsa dan negara yakni teknologi tepat guna,” kata Megawati.

Menteri PUPR, dalam sambutannya, yang disampaikan Zainal, mengatakan, Kementerian PUPR telah melaksanakan Penataan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor pada 2019-2021. Kawasan Griya Anggrek di Kebun Raya Bogor ini ditujukan sebagai tempat untuk konservasi dan penelitian tanaman anggrek.

“Melalui penataan kawasan Taman Anggrek oleh Kementerian PUPR ini, diharapkan dapat lebih mendukung fungsi kebun raya sebagai pelaksana konservasi. Termasuk penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan. Kemudian juga menjadi pusat konservasi tumbuhan, penelitian dan wisata edukasi khususnya untuk tanaman anggrek,” kata Basuki.

Rumah Kaca Induk

Kementerian PUPR selaku pembina Bangunan Gedung telah memastikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan Rumah Kaca Anggrek ini telah memenuhi standar teknis bangunan gedung. Hal itu sebagaimana yang tercantum dalam PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28/2002 tentang Bangunan Gedung.

Penataan bangunan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor ini meliputi pembangunan Rumah Kaca Induk, Laboratorium Kultur Jaringan, Bangunan Penghubung Griya Anggrek dan Ruang Display.

Pelaksanaan penataan kawasan dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan pembangunan Rumah Kaca Induk dengan luas 6.813 meter persegi. Kemudian Laboratorium Kultur Jaringan seluas 1.560 meter persegi pada 18 Desember 2019 selesai pada 30 November 2020. Anggarannya senilai Rp 35,9 miliar. Dilanjutkan dengan penataan untuk bangunan penghubung seluas 265,8 meter persegi, bangunan display di bagian kiri dan kanan seluas 345,6 meter persegi dan area servis pada TA 2021 senilai Rp 2,4 miliar.

Rumah Kaca Induk disiapkan untuk dapat memaksimalkan kegiatan yang dilakukan di Kebun Anggrek Kebun Raya Bogor. Hal itu seperti eksplorasi tanaman anggrek, perawatan, isolasi tanaman. Termasuk penyediaan ruang koleksi dan pameran tanaman anggrek yang ada di kebun anggrek.

Laboratorium Kultur Jaringan disiapkan untuk mendukung kerja staf. Termasuk kegiatan persiapan pembuatan media tanam, ruang penanaman kultur, inkubasi, sterilisasi, penyimpanan media steril dan perpustakaan. Bangunan Griya Anggrek dan ruangan display yang berada di sebelah kanan dan kiri bangunan disiapkan sebagai tempat memorial sejarah. Juga untuk memuat informasi beragam jenis anggrek dan area koleksi anggrek hibrida. (HRZ)

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT