Home Berita Longsor Terjang Kelok 9 dan Solok Selatan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Longsor Terjang Kelok 9 dan Solok Selatan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani longsor di dua lokasi di Sumatera Barat, yakni kawasan Kelok 9 pada ruas Batas Kota Payakumbuh–Batas Provinsi Riau dan Nagari Tanjung Lolo, Kabupaten Solok Selatan.

Penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel dan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kesiapan personel dan infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana, terutama untuk menjaga akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan dasar.

“Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani,” kata Dody.

Hambat Arus Lalu Lintas

Longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (6/11/2026). Material tanah yang turun menutup sebagian badan jalan dan menghambat arus lalu lintas.

Di kawasan Kelok 9, longsor terjadi pada Km 146+000 dan Km 147+000 pada Sabtu (7/11/2026), masing-masing sekitar pukul 01.00 WIB dan 07.00 WIB. Material longsor menutupi hampir separuh badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Kementerian PU mengerahkan satu unit wheel loader dan satu backhoe loader untuk membersihkan material.

Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam mengatur lalu lintas selama proses penanganan. Saat ini, kendaraan sudah dapat melintas dari kedua arah di ruas tersebut.

Hujan Intensitas Tinggi

Namun, petugas masih melanjutkan pembersihan karena material longsor masih berpotensi turun. Longsor juga terjadi di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok Selatan.

Hujan deras mulai mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan longsor sepanjang kurang lebih 10 meter di ruas Lubuk Selasih–Surian STA 48+400, tepatnya di kawasan Air Dingin.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan dari arah Lubuk Selasih menuju Surian maupun sebaliknya harus melintas dengan sistem buka-tutup satu lajur.

Untuk menangani kejadian itu, Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar mengerahkan satu unit excavator, satu dump truck, dan satu backhoe loader guna membersihkan material longsor.

Pembersihan selesai pada Sabtu (7/11/2026) pukul 05.00 WIB. Setelah material longsor disingkirkan, arus lalu lintas di ruas Lubuk Selasih–Surian kembali normal. (CHI)

Oleh:

Share