JAKARTA, LINTAS – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan pengaturan lalu lintas di Simpang Susun (SS) Cikunir arah Cikampek, Jalan Tol Jakarta–Cikampek, mulai Jumat, 6 November 2026 pukul 21.00 WIB hingga Senin, 9 November 2026 pukul 05.00 WIB. Pengaturan ini dilakukan selama pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan berlangsung.
Pengaturan lalu lintas tersebut secara khusus berlaku bagi kendaraan Golongan V tipe lowbed dan gandengan/full trailer dari arah Tanjung Priok menuju Cikampek. Sementara itu, kendaraan Golongan I hingga IV tetap dapat melintasi jalur tersebut.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, mengatakan kendaraan Golongan V yang terdampak pekerjaan diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Tol Cibitung–Cilincing.
Bagi kendaraan yang sudah mendekati akses SS Cikunir, JTT menyiapkan alternatif perjalanan melalui Gerbang Tol (GT) Cikunir 3 menuju arah Jakarta. Selanjutnya, kendaraan dapat keluar melalui akses Jatiwaringin dan masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek.
“Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan Golongan V tipe lowbed dan gandengan/full trailer dari arah Tanjung Priok menuju Cikampek diimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Tol Cibitung–Cilincing. Sebagai alternatif lainnya, kendaraan yang telah mendekati akses SS Cikunir dapat diarahkan melalui Gerbang Tol Cikunir 3 menuju arah Jakarta, kemudian keluar melalui akses Jatiwaringin dan masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek,” jelas Jauzy dikutip Jumat (6/11/2026).
Baca Juga: GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, Keberangkatan KA dari Gambir Bertambah

Keselamatan Pengguna Jalan
Menurut Jauzy, pengaturan tersebut bertujuan mendukung pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan. JTT juga menyiagakan petugas di sekitar lokasi untuk membantu mengarahkan kendaraan.
Pengguna jalan diminta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama pekerjaan berlangsung.
Sementara itu, Pgs. VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami pengguna jalan akibat pekerjaan tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung serta mengapresiasi pengertian dan kerja sama seluruh pengguna jalan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran perjalanan bersama,” ujar Dary.
JTT juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan diharapkan mengantisipasi kemungkinan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. (CHI)
Baca Juga: Akses Jalan di Aceh dan Sumut Kembali Dibuka Setelah Diterjang Longsor












