Home Berita Libatkan Warga Terdampak Bencana, PU Galakkan Program Padat Karya

Libatkan Warga Terdampak Bencana, PU Galakkan Program Padat Karya

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggerakkan program padat karya di wilayah bencana Sumatera untuk mempercepat pemulihan sekaligus memberi penghasilan langsung bagi warga terdampak.

Program Padat Karya Tunai itu digelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Warga dilibatkan membersihkan dan memperbaiki infrastruktur rusak akibat banjir bandang dan longsor. Dengan begitu, pemulihan berjalan sambil menyerap tenaga kerja lokal.

Menteri PU Dody Hanggodo, dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025), menegaskan, padat karya bukan sekadar membangun fisik. “Program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat karena membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Karena itu, Direktorat Jenderal Cipta Karya mengerahkan warga dalam penanganan infrastruktur permukiman skala kecil. Mereka bekerja sebagai tenaga harian dalam kegiatan pembersihan dan perbaikan sarana dasar.

Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana menyebutkan, upah dibayarkan Rp 125.000 per orang per hari. Saat ini pembayaran masih tunai. Ke depan, skema nontunai akan diterapkan melalui kerja sama dengan perbankan.

Tenaga kerja lokal

Selain itu, program padat karya juga menyasar layanan dasar berbasis masyarakat. Di Aceh, tercatat puluhan unit PISEW, PAMSIMAS, SANIMAS, Sanitasi LPK, dan TPS3R terdampak. Seluruh penanganan mengutamakan tenaga kerja lokal.

Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, ratusan infrastruktur berbasis masyarakat ikut dipulihkan. Langkah ini diharapkan mempercepat kembalinya layanan air bersih, sanitasi, dan fasilitas sosial ekonomi.

Sementara itu, skema serupa diterapkan pada pembersihan jalan nasional. Direktorat Jenderal Bina Marga memaksimalkan tenaga padat karya di lokasi yang sulit dijangkau alat berat.

Secara keseluruhan, program lintas direktorat ini sejalan dengan visi PU608 dan Astacita, khususnya pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan percepatan pemulihan ekonomi di wilayah bencana. (HRZ)

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Garoga, Akses Warga Tapanuli Selatan Pulih

Share