Jalan pantai selatan—disingkat pansela—kini terus dipromosikan oleh pemerintah sebagai jalur alternatif mudik ke bagian timur Pulau Jawa.
Harap diingat, ada dua jalan yang ada di selatan Jawa, yakni Lintas Selatan yang dimulai dari Kebumen hingga ke Banyuwangi dengan total panjang 888,47 km. Jalur ini sudah tersambung dengan kemantapan 97,24 km.
Sementara jalan lainnya, yakni Lintas Pantai Selatan Jawa dengan panjang 1.543, 56 km. Titik awal jalan ini dari Simpang Labuan, Provinsi Banten, dan berakhir di Prigi (Jawa Timur). Dari Prigi menuju Sendang Biru masih belum tersambung, kemudian dari Sendang Biru menuju Puger, dan Puger-Sumberejo juga ada bagian yang belum tersambung. Kemantapan jalan ini mencapai 92,57 persen.
Pansela ini membentang melewati 5 provinsi. Kelima provinsi itu adalah Provinsi Banten sepanjang 169,45 kilometer; Jawa Barat (417,42 km), Jawa Tengah (211,95); DI Yogyakarta (120,38 km), dan Jawa Timur (627,58 km).
Karena jalur pansela dibangun menyisir pantai, tak mengherankan jika sepanjang jalan menawarkan keindahan alam, terutama pantai.

Saat berada di Provinsi Banten, ada Pantai Sawarna yang terkenal dengan pasir putihnya, ombak yang bagus untuk surfing, dan keindahan alamnya. Kemudian, Pantai Anyer yang merupakan titik awal jalur Pantai Selatan di Pulau Jawa. Pantai ini berlokasi di Kecamatan Anyer.
Kemudian, ketika memasuki Provinsi Jawa Barat, terdapat Pantai Pangandaran yang terkenal dengan ombaknya yang tinggi dan juga keindahannya. Para peselancar sangat menyukai pantai ini.
Baca Juga: Pansela Jawa, Jalur Alternatif untuk “Liburan Setiap Saat”
Pulau Peucang, pelintas disambut oleh Taman Nasional Ujung Kulon. Tempat ini menawarkan keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan situs sejarah.
Tiba di Jawa Tengah, pelintas disambut Pantai Karimunjawa. Salah satu pulau di Kepulauan Karimunjawa menawarkan pantai berpasir putih dan kehidupan bawah laut yang indah. Tidak hanya itu, ada Pantai Kartini, Jepara. Pantai ini terkenal dengan pesona senja dan monumen RA Kartini.
Pantai Parangtritis
Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terdapat Pantai Parangtritis. Pantai yang indah dengan pasir hitam dan legenda setempat.
Lalu ada Pantai Indrayanti, dengan formasi karang yang unik dan air laut yang jernih.

Di pengujung perjalanan, di Jawa Timur ada Pantai Papuma. Terkenal dengan pasir putih dan batu karang yang eksotis.
Masih ada pantai lain, seperti Pantai Gondo Mayit, Pantai Kunir Pacitan, Pantai Jonggring Saloko, Malang, Pantai Watu Pecah, Pantai Bantol. Semua ada di Jawa Timur.
Bromo Tengger Semeru National Park, meskipun bukan pantai, taman nasional ini menawarkan pemandangan pegunungan, Gunung Bromo, dan lautan pasir yang menakjubkan.
Jalan lintas pantai selatan telah dilengkapi dengan berbagai tempat istirahat (rest area) yang bisa dimanfaatkan.

Setidaknya ada dua rest area yang cukup disenangi pelintas, pertama Rest Area Girisubo Swanayasa. Tempat istirahat ini terletak di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Memiliki luas 7.340 meter persegi dan berjarak sekitar 82 km dari Pantai Parangtritis, serta 32 km dari Kabupaten Wonosari.
Rest area ini dilengkapi dengan area parkir berkapasitas 6 kendaraan besar, 24 mobil, dan 44 motor.
Pada bangunan Limasan 1 dan Limasan 2 disediakan dine in area berkapasitas 120 dan 86 kursi, ATM center, toko suvenir, tenant F&B, toilet, kids area dan 4 VIP Room, serta kantor operasional.
Kemudian, kedua, rest area di Trenggalek. Lokasi pembangunannya berada di puncak perbukitan dengan pemandangan laut Trenggalek dan Tulunggagung. Rest area tersebut berada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. (HRZ)
Baca Juga: Tiga Ruas Jalur Pansela Jatim Sepanjang 90,227 Km Rampung

























