JAKARTA, LINTAS — Pemerintah memastikan jalur nasional Lumajang–-Malang tetap aman pascaerupsi Gunung Semeru. Jembatan Besuk Kobokan, yang menjadi penghubung utama, kini diperiksa menyeluruh untuk menjamin keselamatan menjelang mudik Lebaran 2026.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi di Kabupaten Lumajang, Sabtu (21/2/2026). Fokusnya pada kekuatan struktur jembatan sepanjang 129 meter yang sempat terpapar material vulkanik.
“Secara visual masih baik dan fungsional. Namun harus dilakukan pengecekan teknis komprehensif untuk memastikan kekuatan struktur tetap aman,” ujar Dody dalam keterangan tertulis,

Karena itu, evaluasi dilakukan hingga ke material baja yang terpapar suhu tinggi. Langkah ini bukan sekadar perbaikan, tetapi mitigasi risiko jika terjadi erupsi susulan.
“Penanganan pascaerupsi kemarin kita lakukan sekaligus sebagai persiapan apabila terjadi erupsi lagi. Jadi ini bukan hanya perbaikan, tetapi mitigasi risiko,” katanya.
Akses Desa
Hingga H+19 pascakejadian, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali telah membuka lubang pelimpah KD Gondoruso dan menggali alur jalan pelintas dengan progres 100 persen. Selain itu, bronjong dipasang dan akses jalan sementara diperbaiki. Pekerjaan didukung satu unit excavator, satu dump truck, satu vibro roller, serta 17 personel.
Sementara itu, dari sisi sumber daya air, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas menangani tanggul terdampak banjir lahar 30 Januari 2026. Tanggul hulu kanan sepanjang 130 meter rusak dan memutus akses desa serta merendam sekitar 4 hektar lahan pertanian.
Perbaikan dilakukan dengan pasangan batu bronjong sepanjang 185 meter. Progres galian dan timbunan tanggul mencapai 65 persen dengan dukungan tiga excavator dan dua dump truck.

Selain penanganan darurat, pemerintah membangun dua dam pengendali lahar. “Dua dam yang sedang kita kerjakan ini sudah cukup signifikan untuk mengurangi risiko jika terjadi erupsi kembali,” ujar Dody.
Pemerintah menegaskan infrastruktur strategis di kawasan Semeru harus tetap berfungsi optimal demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi, termasuk arus mudik. (HRZ)
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Terdampak Letusan Gunung Semeru Selesai


























