SIAK, LINTAS – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 tengah melaksanakan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) pada ruas Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan di Kabupaten Siak. Paket pekerjaan ini ditangani oleh Made Paus dengan panjang penanganan sekitar 1,11 kilometer menggunakan konstruksi rigid pavement.
Made Paus menjelaskan, ruas jalan tersebut menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Pinang Sebatang Barat dengan wilayah menuju Kecamatan Lantan, yang merupakan akses penting menuju Kabupaten Siak. Kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah sepanjang kurang lebih 9,2 kilometer, meskipun lebar perkerasan telah mencapai tujuh meter.
“Untuk tahap saat ini, kami menangani sepanjang 1,11 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp15 miliar yang baru berkontrak di 22 Desember 2025 dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender. Jenis penanganannya berupa peningkatan struktur jalan menjadi rigid pavement,” ujar Made Paus, Kamis (12/02/2025).
Ia menambahkan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai tahap peningkatan lapis pondasi atas (base course) kelas A yang hampir selesai 100 persen. Selanjutnya, pekerjaan memasuki tahap pemasangan box precast pada STA 8+655.
“Seiring dengan pekerjaan galian box precast, untuk sementara arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif, yakni Jalan Arara Abadi. Pengalihan ini dilakukan agar pekerjaan dapat berjalan aman dan lancar,” katanya.

Tenaga Kerja Lokal
Terkait ketersediaan material, Made Paus memastikan tidak terdapat kendala berarti. Seluruh material utama untuk pekerjaan masih tersedia sesuai rencana. Ia juga menyebutkan bahwa pekerjaan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan lapis fondasi beton kurus (lean concrete/LC).
Dalam pelaksanaan proyek ini, tenaga kerja lokal turut dilibatkan. “Untuk tenaga kerja, kami masih menggunakan tenaga kerja tempatan dan sejauh ini tidak ada kendala. Hubungan dengan masyarakat berjalan baik,” ujarnya.
Made Paus berharap program Inpres Jalan Daerah dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga akses masyarakat semakin baik. “Harapan kami, pekerjaan IJD ini dapat berkesinambungan agar konektivitas masyarakat semakin lancar,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak, Deddy Nofriansyah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Inpres Jalan Daerah di wilayahnya.
“Kami sebagai pemerintah daerah sangat berterima kasih dan bersyukur atas program Inpres Jalan Daerah ini, karena sangat membantu meningkatkan konektivitas dan kemantapan jalan kabupaten, khususnya di Kabupaten Siak,” ujarnya.
Tingkat Kerusakan
Menurut Deddy, ruas jalan Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan memiliki tingkat kerusakan yang cukup panjang sehingga membutuhkan penanganan berkelanjutan. Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan hingga tingkat kemantapan jalan mencapai 100 persen.

“Program ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang menurun. Dengan adanya program ini, pembangunan infrastruktur jalan tetap dapat berjalan,” katanya.
Ia juga menilai program Inpres Jalan Daerah sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta pengembangan kawasan strategis daerah. Ruas jalan tersebut nantinya akan terhubung hingga ibu kota Kabupaten Siak, Siak Sri Indrapura, yang juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebagai kota tujuan wisata.
“Kami berharap program ini terus berlanjut agar kemantapan jalan kabupaten dapat tercapai sepenuhnya dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Deddy. (SMJ/ROY)
Baca Juga: Pembatasan Truk Lebaran, APTRINDO Imbau Pengusaha Tuntaskan Pengiriman Sebelum 13 Maret





