Home Berita Jalan Gombel Lama Ditutup Total untuk Perbaikan

Jalan Gombel Lama Ditutup Total untuk Perbaikan

Share

JAKARTA, LINTAS — Akses Jalan Gombel Lama di Kota Semarang akan ditutup total mulai 20 April 2026. Penutupan dilakukan untuk mendukung perbaikan menyeluruh pada ruas sepanjang 1,27 km yang rawan longsor dan mengalami penurunan kondisi.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan, seluruh arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Gombel Baru atau Jalan Setiabudi selama masa pekerjaan. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempercepat proses konstruksi.

Menteri PU Dody Hanggodo, melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026), menegaskan, perbaikan dilakukan karena kondisi jalan sudah tidak aman. “Konektivitas jalan dan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher menjelaskan, pekerjaan mencakup rekonstruksi pada dua titik longsor dan perbaikan perkerasan jalan secara menyeluruh. Kawasan Gombel dinilai memiliki kondisi geologi yang labil sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Pada titik kritis, struktur jalan akan dibongkar hingga dasar. Selanjutnya diperkuat dengan bore pile hingga kedalaman 28 meter serta mini pile pada badan jalan. Selain itu, perkerasan baru akan menggunakan dua lapis aspal, yakni AC-BC setebal 6 cm dan AC-WC setebal 4 cm.

Namun, selama pekerjaan berlangsung, penutupan total dinilai sebagai opsi paling aman. “Penutupan jalan ini diperlukan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara optimal dan aman,” kata Iqbal.

Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan di Jalan Gombel Baru. Sistem prioritas diberlakukan bagi kendaraan dari arah bawah menuju Semarang atas. Selain itu, kendaraan berat diarahkan melalui jalan tol ruas Banyumanik–Jatingaleh.

Pekerjaan ditargetkan berlangsung selama tujuh bulan. Kementerian PU juga membuka peluang percepatan jika kondisi lapangan memungkinkan.

Baca Juga: Permen Asbuton Dikebut, Pemerintah Bidik Pangkas Impor Aspal 30 Persen

Dengan perbaikan ini, pemerintah berharap kualitas jalan meningkat dan risiko longsor dapat ditekan. Masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan selama masa pekerjaan berlangsung. (HRZ)

Oleh:

Share