Home Berita Investor Minati 9 Proyek KPBU di IKN Senilai Rp 55 Triliun

Investor Minati 9 Proyek KPBU di IKN Senilai Rp 55 Triliun

Share

JAKARTA, LINTAS — Otorita Ibu Kota Nusantara atau IKN menyebut adanya ketertarikan investor terhadap sembilan proyek dengan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang tinggi.

Direktur Pembiayaan Otorita IKN Muhammad Naufal Aminudin mengatakan, nilai investasi proyek tersebut mencapai Rp 55 triliun. Adapun sembilan proyek itu masih dalam proses realisasi.

Naufal mengatakan, investor memang lebih banyak yang berminat untuk melakukan investasi skema KPBU karena mampu berbagi risiko dengan pemerintah. Dalam hal ini para investor tidak harus menanggung risiko investasi sendiri.

Baca juga: Pembangunan IKN Akan Menerapkan Konsep Kota 10 Menit

“Total secara keseluruhan indikasi investasi melalui skema KPBU Rp 55 triliun. Ini nilai yang cukup signifikan sebenarnya, dan ini akan bertambah dari waktu ke waktu. Karena hingga saat ini investor yang tertarik untuk berinvestasi dengan skema KPBU relatif sangat besar,” ujar Naufal dalam keterangan IKN, Rabu 13 Desember 2023.

Pembangunan rumah dinas menteri di IKN. | Dok. KemenPUPR

Naufal menjelaskan sembilan proyek KPBU senilai Rp55 triliun yang akan dibangun di IKN, dimulai Summarecon yang membangun 6 tower atau 252 unit rusun untuk ASN.

Kemudian Konsorsium Nusantara membangun 155 tower rusun, Trinitiland membangun 8 tower atau 208 unit rusun, Nindya Karya membangun 8 tower atau 266 unit, Intiland membangun 41 tower dan 109 unit rumah tapak.

Selanjutnya ada Maxim membangun 10 tower atau 644 unit rusun, IJN membangun 20 tower atau 1078 unit rusun, Rockfields membangun 3 tower dan 30 unit rumah tapak.

Lalu, Ciputra membantu 10 tower atau setara 720 unit rusun dan 20 unit rumah tapak, serta yang baru ada Cikal yang akan membangun sekolah dengan menjalin skema KPBU.

“Ini progres pembangunan infrastruktur dengan skema KPBU, yang khusus untuk ASN sudah ada 9 proyek KPBU yang berasal dari dalam dan luar negeri. Ini secara proses sudah masuk FS (studi kelayakan) untuk kemudian masuk tahap transaksi,” ujarnya.

Pertumbuhan Populasi IKN

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Silvia Halim menjelaskan kebutuhan hunian di IKN dicocokkan dengan sangat banyak proyeksi pertumbuhan populasi.

Ilustrasi rumah susun (rusun) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. | Dok. Brantas Abipraya

Pada tahap awal hingga 2025 mendatang diproyeksikan jumlah populasi di IKN menembus 500.000 hingga 900.000 orang. Dan hingga 2045, jumlah populasinya diperkirakan mencapai 1,9 juta orang.

“Sangat dibutuhkan sekali perumahan dan hunian, yang saat ini sudah dalam tahap persiapan dan pembangunan oleh APBN ada 47 tower, dan oleh KPBU ada 166 tower. Ini memang menunjukkan betapa butuhnya percepatan dalam penyediaan hunian di IKN,” ujarnya. (ATO)

Baca Juga: Patung Soekarno-Hatta Akan Dibangun di IKN

Share