Home Berita Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat di Banten hingga Sulbar

Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat di Banten hingga Sulbar

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) mendapat amanah untuk membangun Sekolah Rakyat permanen di sejumlah wilayah strategis di Indonesia mulai dari Banten hingga Sulawesi Barat.

Proyek ini tersebar di Provinsi Banten, meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang; DKI Jakarta di wilayah Jakarta Selatan; Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat; serta Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan.

“Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga menyiapkan ruang tumbuh bagi masa depan generasi penerus bangsa melalui infrastruktur pendidikan yang modern, aman, dan layak,” ujar Mardiansyah dikutip dalam keterangan tertulis.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut mengusung konsep boarding school terpadu yang mencakup jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Seluruh jenjang dirancang masing-masing dua lantai dan berada dalam satu kawasan terintegrasi.

Fasilitas Pendukung

Kawasan pendidikan ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung ibadah dan masjid, gedung serbaguna, dapur dan kitchen laboratory, kantin, serta fasilitas penunjang lainnya seperti gudang, rumah genset, rumah pompa, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), pos satpam, lapangan olahraga, dan area lansekap.

Selain itu, setiap jenjang pendidikan memiliki ruang dan sarana pembelajaran yang relatif serupa, mulai dari ruang kelas modern, laboratorium bahasa dan keterampilan, amphitheatre atau kelas terbuka, ruang komunal, perpustakaan, hingga ruang server sebagai pendukung teknologi pendidikan.

Fasilitas penunjang lainnya meliputi lapangan sepak bola atau mini soccer, lapangan basket dan voli, lapangan upacara, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang laktasi, serta botanical garden atau green house.

Seluruh kawasan Sekolah Rakyat ini juga didukung sistem utilitas terintegrasi, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sebagai bagian dari penerapan konsep pembangunan berkelanjutan.

Ditargetkan Selesai Agustus 2026

Pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang dikerjakan Hutama Karya ditargetkan rampung pada Agustus 2026, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal pada tahun ajaran baru.

Mardiansyah menambahkan, dalam pelaksanaannya Hutama Karya berkomitmen menerapkan standar mutu tinggi dengan mengedepankan aspek Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE) secara konsisten, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah.

“Sekolah Rakyat memiliki peran strategis sebagai katalisator peningkatan kesejahteraan sosial. Karena itu, kami memastikan setiap bangunan memiliki daya tahan jangka panjang dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara kondusif,” kata Mardiansyah. (CHI)

Baca Juga: MRT Akan Bangun Jembatan Cincin Donat di Kawasan Sudirman–Dukuh Atas

Oleh:

Share