Bandung, Lintas – Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), pengelola Ruas Tol Padaleunyi, memberlakukan rekayasa lalu lintas imbas pekerjaan pada proyek relokasi Overpass Cibiru. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan atas diskresi pihak kepolisian.
Pekerjaan pada proyek relokasi Overpass Cibiru yang dimaksud berupa pemasangan gelagar jembatan (erection girder).
Kegiatan ini dilakukan guna mendukung percepatan pembangunan akses menuju stasiun Tegalluar Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Mengutip siaran pers, Kamis (13/7/2023), pekerjaan Overpass Cibiru ini tepatnya berada di Km 151+200 ruas Jalan Tol Padaleunyi jalur A dan B.
Durasi pekerjaan selama 12 hari. Pekerjaan tersebut mulai dilakukan pada 12 Juli hingga 23 Juli 2023 pada pukul 22.00 hingga 04.00 WIB tiap hari.
Pada rentang jam tersebut, diasumsikan arus kendaraan di Jalan Tol Padaleunyi tidak terlalu ramai. Dengan begitu, bisa meminimalisasi potensi kepadatan.
Pengaturan Kecepatan
Selama pekerjaan berlangsung, atas diskresi kepolisian dilakukan pengaturan batasan kecepatan bagi pengguna jalan.
Batasan kecepatan diterapkan selama kurang-lebih 15 menit secara periodik.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut.
Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengantisipasi waktu dan tujuan perjalanan. (BAS)
Baca Juga: Tarif Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik Per 5 Juni 2023

























