Home Berita Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih di Jateng dan Jatim

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih di Jateng dan Jatim

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menangani dampak kekeringan dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Hingga 17 September 2026, total sekitar 23,2 juta liter air bersih telah didistribusikan ke wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian Kementerian PU, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.

“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Dody dikutip Sabtu (19/9/2026).

Di Jawa Tengah, hingga 17 September 2026, Kementerian PU telah menyalurkan sekitar 22,77 juta liter air bersih di 12 lokasi terdampak kekeringan yang melayani sekitar 314 ribu jiwa.

Kabupaten dengan Penanganan Terbesar

Kabupaten Cilacap menjadi salah satu wilayah dengan penanganan terbesar. Sejak Juni 2026, sekitar 7,4 juta liter air bersih telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 93 ribu jiwa di sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

Sementara di Kabupaten Pekalongan, distribusi mencapai sekitar 1,2 juta liter air bersih dan menjangkau sekitar 5.149 jiwa. Penanganan dilakukan Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah bersama pemerintah daerah melalui BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten.

Di Jawa Timur, hingga 16 September 2026 tercatat 56 kejadian kekeringan di wilayah permukiman. Penanganan telah menjangkau sekitar 58 ribu jiwa, dengan dukungan 15 unit mobil tangki air untuk mempercepat distribusi air bersih.

Di Kabupaten Mojokerto, Kementerian PU melalui BPBPK Jawa Timur menyalurkan 88 ribu liter air bersih ke Dusun Kandangan, Desa Kunjorowesi, untuk melayani sekitar 4.713 jiwa. Distribusi juga dilakukan di Dusun Bantal, Desa Duyung, dengan dukungan 52 ribu liter air bersih.

Koordinasi dengan Pemda 

Adapun di Kabupaten Pamekasan, sebanyak 56 ribu liter air bersih telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 8.147 jiwa masyarakat terdampak kekeringan.

Selain distribusi air bersih, Kementerian PU berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan di masing-masing wilayah. 

Pemantauan kondisi sumber air dilakukan untuk menentukan dukungan yang diperlukan, termasuk penyediaan sumber air dan infrastruktur pendukung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapan Kementerian PU menghadapi potensi dampak El Nino dan kekeringan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi. (CHI)

Oleh:

Share