JAKARTA, LINTAS — Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti, yang baru dilantik, mengungkapkan bahwa ia mendapatkan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan penyelesaian pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara serta proyek Giant Sea Wall, sebuah tanggul laut raksasa yang diharapkan dapat melindungi wilayah pesisir Indonesia dari ancaman banjir dan perubahan iklim.
Diana, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya di Kementerian PUPR, dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta dan kini berkolaborasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Dalam konferensi pers setelah pelantikannya, Diana menyatakan, “Nanti saya akan ikut Pak Menteri, ya (soal program prioritas), yang jelas beberapa hal yang disampaikan Pak Prabowo, IKN lanjut kemudian terkait Giant Sea Wall,” kata Diana, menjawab pertanyaan majalahlintas.com, Senin (21/10/2024).
Megaproyek
Pembangunan IKN, yang terletak di Kalimantan Timur, merupakan salah satu proyek ambisius pemerintah, yang bertujuan untuk mendistribusikan pusat pemerintahan dari Pulau Jawa dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Dalam pernyataannya, Diana menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan dan menyelesaikan megaproyek ini. “Kita akan lanjutkan yang sudah jalan. Kita selesaikan semuanya. Yang baru-baru nanti akan didiskusikan ke Otorita IKN,” katanya.
Dengan berlanjutnya pembangunan IKN, Diana juga memastikan bahwa proyek infrastruktur lainnya, termasuk pembangunan jalan tol dan bendungan, akan terus berjalan.
“Kita akan rapim (rapat pimpinan) dulu sama Pak Menteri. Kami akan selesaikan proyek yang masih belum selesai tahun ini,” tambahnya.
Transformasi di Era Prabowo
Penting untuk dicatat bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalami restrukturisasi di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. Dalam perubahan nomenklatur ini, kementerian tersebut dibagi menjadi dua entitas:
Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Ini menunjukkan fokus yang lebih tajam pada setiap sektor, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang krusial bagi pembangunan nasional.
Sebagai lulusan Arsitektur dari Universitas Diponegoro, Diana membawa pengalaman dan pengetahuan teknis yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengarahkan kebijakan dan proyek yang sedang berjalan.
Dengan tugas yang menantang di depannya, Diana Kusumastuti kini siap menghadapi tantangan besar dalam menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah.
Diana menutup pernyataannya dengan optimisme, “Kita akan berusaha maksimal untuk memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah. Pembangunan infrastruktur adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi negara.”
Dengan penekanan pada proyek-proyek besar ini, diharapkan pemerintah dapat mencapai visi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan. (GIT)

























