Home Berita Embung Talago Mumbuang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Embung Talago Mumbuang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Share

Jakarta, Lintas – Selain sebagai sumber air untuk pengairan, Embung Talago Mumbuang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan. Embung ini menawarkan pemandangan indah dengan latar Gunung Singgalang.

Dengan latar belakang pemandangan yang indah bernuansa alam khas pedesaan, Embung Talago Mumbuang dilengkapi dengan jogging track. Terletak di sebuah kaki bukit di Jorong Babukik atau tidak begitu jauh dari Danau Tarusan, embung ini menjadi viral di media sosial setelah pembangunannya rampung dan memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan lokal.

Dikutip dari rilis Jumat (28/4/2023), sejumlah pengunjung terlihat menikmati suasana Embung Talago Mumbuang. Dian Ririn Febriani, salah seorang pengunjung, mengaku dirinya dan teman-temannya senang beraktivitas di sekitar embung. Dian dan teman-temannya melakukan senam bersama. Foto-foto mereka unggah juga di Instagram.

Dian Ririn Febriani (kiri), salah seorang pengunjung Embung Talago Mumbuang. | Dokumentasi Kementerian PUPR

Pengunjung lain, Heny, membagikan momen Idul Fitrinya bersama sang anak yang memilih untuk mengisi liburan ke embung.

Tiga Jorong

Embung Talago Mumbuang dibangun oleh Kementerian PUPR dengan luas genangan 0,23 hektar. Diproyeksikan mengairi sekitar 50 hektar areal persawahan di tiga jorong, yakni, Jorong Bansa, Jorong Babukik, dan Jorong Alang.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Mochammad Dian Al-Ma’ruf mengatakan, pembangunan Embung Talago Mumbuang dilaksanakan pada tahun anggaran 2019-2021 dengan biaya Rp 18,1 miliar.

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air yang sangat sesuai di daerah yang sering mengalami kekeringan. Embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, yaitu menyimpan air pada saat musim penghujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan. Selain itu, embung juga berfungsi untuk menngisi kembali air tanah sebagai upaya konservasi sumber daya air.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penyediaan sarana dan prasarana air seperti bendungan dan embung diperuntukkan untuk ketahanan air dan kedaulatan pangan.

“Di beberapa daerah masih terdapat masyarakat yang masih kesulitan memperoleh air bersih. Realitas seperti ini menjadi perhatian Kementerian PUPR agar selalu berupaya menyediakan infrastruktur salah satunya melalui pembangunan embung,” kata Menteri Basuki. (HRZ)

Oleh:

Share