Home Berita Dua Bendungan di Puncak Redam Banjir 2,3 Juta m3 yang Akan Masuk Jakarta

Dua Bendungan di Puncak Redam Banjir 2,3 Juta m3 yang Akan Masuk Jakarta

Share

BOGOR, LINTAS – Sulit dibayangkan dampak banjir yang bisa terjadi di Jakarta khususnya kawasan-kawasan yang dipengaruhi oleh aliran Sungai Ciliwung, bila tidak ada dua bendungan di Puncak Bogor, yakni Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.

Kejadian banjir di Wilayah Jabodetabek yang terjadi pada tanggal 4 Maret 2025 baru ini, menyisakan keresahan dan penderitaan masyarakat. Bila dicermati, khususnya banjir di sekitar kawasan aliran Sungai Ciliwung akan lebih besar dampaknya bila tidak terbangun ke dua bendungan tersebut.

Pengamatan tim Lintas ketika meninjau Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Kamis (6/3/2025) dilaporkan ketika pada Selasa (4/3/2025) volume air Sungai Ciliwung yang tertahan/terparkir di Bendungan Ciawi sebesar 2 juta m3 dan di Bendungan Sukamahi sebesar 0,3 Juta m3, total 2,3 juta m3.

Volume air ini setara dengan pengurangan banjir sebesar 17,6 persen dari kemampuan bendungan 30 persen (untuk bendungan Ciawi) dan 9,75 persen untuk Bendungan Sukamahi.

Saat peninjauan, air di bendungan sudah dalam kondisi normal, memang demikian karakter bendungan kering (Dry Dam). Bekas banjir terlihat dengan jelas berupa perbedaan warna lumpur dan rerumputan di tebing bendungan.

Di Bendungan Ciawi ketinggian muka air mencapai 533,7 m (siaga II) merupakan yang tertinggi sejak bendungan diresmikan pada 2020. Dan di Bendungan Sukamahi setinggi 574,06 m (siaga III) dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane Abdul Rachman Rasyid S.ST.MT. yang di temui Lintas di lokasi bendungan Sukamahi.

“Banjir yang terjadi di aliran Sungai Ciliwung yang lalu banyak berasal dari Sub Daerah Aliran Sungai (Sub-DAS) Ciesek (salah satu anak Sungai Ciliwung) di bagian hulu yang belum memiliki bendungan dan juga dari DAS Ciliwung bagian hilir, namun untuk bendungan di Sub-DAS Ciesek kini sudah masuk dalam proses konsep perencanakan,” tutur Rahman yang didampingi Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Ciawi-Sukamahi Vicky Aswady Suryana, ST. MPSDA. (MAL)

Baca Juga: Bendungan Ciawi dan Sukamahi Berfungsi Optimal, Tahan Jutaan Kubik Air Saat Banjir

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT