Home Berita Dilintasi 143 Ribu Kendaraan Saat Lebaran, Jalur Fungsional Tol Jogja–Solo Resmi Ditutup

Dilintasi 143 Ribu Kendaraan Saat Lebaran, Jalur Fungsional Tol Jogja–Solo Resmi Ditutup

Share

JAKARTA, LINTAS – Jalur fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani resmi ditutup setelah sukses melayani arus mudik dan balik Lebaran 2026. Selama 14 hari operasional, sebanyak 143.797 kendaraan tercatat melintas di jalur sepanjang 12,23 kilometer tersebut.

PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) mengoperasikan jalur fungsional ini mulai 16 Maret hingga 29 Maret 2026 dengan skema satu arah dari Gerbang Tol (GT) Purwomartani menuju Prambanan yang terhubung ke Jalan Tol Trans Jawa.

Direktur Teknik JMJ, Pristi Wahyono, menyampaikan jalur fungsional resmi ditutup pada 29 Maret 2026 pukul 22.00 WIB berdasarkan hasil koordinasi bersama para pemangku kepentingan. Menurutnya, puncak volume lalu lintas terjadi pada Minggu, 24 Maret 2026, dengan total 19.570 kendaraan melintas dalam sehari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas suksesnya operasional jalur fungsional segmen Prambanan–Purwomartani pada periode Lebaran 2026 dengan catatan zero accident,” ujar Pristi dalam keterangan yang dikutip Senin (30/3/2026).

Membantu Kelancaran Arus Mudik

Dukungan jalur fungsional ini juga mendapat apresiasi dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Direktur Lalu Lintas, Arie Prasetya, menilai kehadiran jalur tersebut sangat membantu kelancaran arus mudik.

“Jalur fungsional ini sangat membantu masyarakat memangkas waktu perjalanan pemudik. Melalui koordinasi yang baik, jalur ini dapat melayani masyarakat dengan optimal,” katanya.

Seiring penutupan jalur fungsional, proses konstruksi akan kembali dilanjutkan di luar periode operasional Lebaran. Arus lalu lintas menuju Tol Trans Jawa dan keluar melalui GT Prambanan kini kembali menggunakan akses reguler yang tersedia.

JMJ mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, kecukupan BBM atau daya listrik, serta saldo e-toll mencukupi guna menghindari antrean di gerbang tol. Pengendara juga diminta mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Untuk mendukung perjalanan yang aman dan efisien, JMJ mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Travoy dan layanan Call Center Jasa Marga di 133, serta mengikuti akun media sosial resmi Jasa Marga Group guna memperoleh informasi lalu lintas terkini. (CHI)

Baca Juga: 86 Persen Kendaraan Arus Balik Sudah Masuk Jakarta, Lalu Lintas Tol Trans Jawa Terkendali

Oleh:

Share