JAKARTA, LINTAS — PT KAI Properti memanfaatkan aset di Jalan Ir. H. Djuanda No. 1 C, Jakarta Pusat, menjadi fasilitas olahraga Railley Padel Jakarta Juanda. Fasilitas tersebut resmi dibuka pada 6 Oktober 2026.
Pengembangan ini dilakukan dengan menyesuaikan fungsi aset dengan karakter kawasan dan kebutuhan pasar di sekitarnya.
Lokasi Juanda yang berada di kawasan Jakarta Pusat dengan aktivitas perkantoran dan mobilitas masyarakat yang tinggi dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang komersial.
Railley Padel Jakarta Juanda dibangun di atas lahan sekitar 2.500 meter persegi dengan empat lapangan padel. Fasilitas tersebut menyasar pekerja perkantoran, komunitas olahraga, serta masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pengembangan aset mempertimbangkan lokasi, aktivitas kawasan, serta perkembangan kebutuhan masyarakat.


“Pengembangan aset perlu melihat aktivitas yang tumbuh di sekitarnya. Di Juanda, kami melihat kawasan dengan aktivitas perkantoran yang tinggi dan perkembangan komunitas olahraga yang cukup kuat,” ujar Bramantya.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi pertimbangan KAI Properti dalam menentukan fungsi baru aset di Juanda agar dapat dimanfaatkan secara produktif.
Pembangunan Railley Padel Jakarta Juanda berlangsung sejak 18 Januari hingga 30 Agustus 2026.
Selain empat lapangan padel, fasilitas ini dilengkapi VIP Room, musala, locker, toilet dan area mandi, front desk, layanan penyewaan raket, serta area parkir mobil dan sepeda motor.
Railley Padel Jakarta Juanda beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Jam operasional tersebut memberi pilihan bagi pengguna untuk berolahraga sebelum maupun setelah jam kerja.
Pemanfaatan Aset
Bramantya mengatakan KAI Properti akan terus melihat peluang pemanfaatan aset berdasarkan karakter masing-masing lokasi.
“Bagi KAI Properti, aset memiliki peluang untuk terus dikembangkan mengikuti dinamika kawasan dan kebutuhan pasar. Karena itu, kami ingin setiap pengembangan memiliki fungsi yang jelas, memiliki pengguna yang relevan, dan mampu menciptakan aktivitas ekonomi,” tutur.
Pengembangan Railley Padel Jakarta Juanda menjadi salah satu bentuk pemanfaatan aset KAI Properti untuk kegiatan komersial.
Perusahaan juga membuka peluang pengembangan aset lainnya dengan mempertimbangkan kondisi lokasi, kebutuhan masyarakat, dan potensi bisnis.
“Ke depan, kami akan terus melihat potensi setiap aset secara lebih spesifik. Juanda menjadi salah satu contoh bagaimana lokasi, pasar, dan kebutuhan masyarakat dapat dipertemukan dalam satu pengembangan,” pungkas Bramantya.(CHI)











