Home Berita Bangunan Baru Stasiun Gadobangkong Resmi Beroperasi, Penumpang Naik 19 Persen

Bangunan Baru Stasiun Gadobangkong Resmi Beroperasi, Penumpang Naik 19 Persen

Share

JAKARTA, LINTAS – Sejak dioperasikan pada 1–8 Februari 2026, bangunan baru Stasiun Gadobangkong mencatat 7.016 penumpang naik. Angka tersebut meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, menandai dampak positif pengoperasian fasilitas baru terhadap mobilitas masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan peningkatan fasilitas dilakukan berdasarkan masukan masyarakat yang telah dipetakan secara menyeluruh.

“Masukan masyarakat di wilayah barat telah kami petakan secara menyeluruh. KAI Commuter meresponsnya melalui peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap, sejalan dengan penguatan infrastruktur agar operasional berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan,” ujar Karina dikutip Sabtu (14/2/2026).

Memiliki Posisi Strategis

Bangunan baru Stasiun Gadobangkong yang berlokasi di Kecamatan Ngamprah resmi beroperasi mulai 1 Februari 2026. Pengoperasian ini dilakukan KAI Commuter Area 2 Bandung bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui BTP Bandung guna meningkatkan layanan Commuter Line di wilayah Bandung Raya.

Stasiun ini memiliki posisi strategis karena berada di pusat pemerintahan, administrasi, dan aktivitas ekonomi Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran bangunan baru tersebut dirancang untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya pekerja dan aparatur sipil negara yang beraktivitas menuju pusat pemerintahan.

Peningkatan mobilitas juga tercermin pada layanan Commuter Line Bandung Raya secara keseluruhan. Sepanjang Januari 2026, volume pengguna mencapai 999.725 orang atau naik 11 persen dibandingkan Januari 2025.

Stasiun Gadongbangkong Bandung Barat. Dok/KAI Commuter.

Penyesuaian Jadwal Perjalanan

Untuk mendukung efektivitas layanan, mulai 1 Februari 2026 KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan. Salah satunya perpanjangan relasi KA 398 menjadi KA 398A yang sebelumnya melayani rute Padalarang–Kiaracondong, kini diperpanjang menjadi Padalarang–Cicalengka dengan jadwal keberangkatan tetap pukul 21.46 WIB dari Stasiun Padalarang.

Penyesuaian tersebut berdampak signifikan terhadap jumlah penumpang. Jika sebelumnya rata-rata pengguna KA 398 hanya 34 orang, setelah penyesuaian meningkat menjadi 138 penumpang pada awal operasional barunya.

Seluruh pengoperasian bangunan baru dan penyesuaian layanan dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk memastikan standar keselamatan dan pelayanan terpenuhi.

“Ke depan, kami bersama DJKA akan terus mengoperasikan bangunan stasiun baru lainnya secara bertahap guna mendukung pengembangan layanan perkeretaapian perkotaan yang terintegrasi di wilayah Bandung dan sekitarnya,” tutur Karina. (CHI)

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026 KRL Jabodetabek Dicek Total, Ini Hasilnya

Oleh:

Share