Jakarta, Lintas – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar program bersih-bersih laut dan pantai dari sampah bertajuk “Ocean Clean Up Day”. Dalam program tersebut, ASDP berhasil mengangkat 12.360 kg atau 12 ton lebih sampah dari laut.
“Ocean Clean Up Day” merupakan kelanjutan program “Laut Bukan Tempat Sampah” yang pernah diusung ASDP pada 2021.
Program “Ocean Clean Up Day” digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-50 ASDP. Program ini terlaksana di 27 Cabang layanan ASDP di seluruh Indonesia.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, “Ocean Clean Up Day” digagas tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut digelar secara serentak mulai 18 Maret 2023.
“Saat ini, salah satu permasalahan yang menjadi perhatian dunia ialah keberadaan sampah plastik di laut yang mengancam ekosistem laut. Dari kegiatan ini, ASDP berhasil mengumpulkan sampah plastik seberat 12.360 kg atau sekitar 12 ton. Sampah tersebut terdiri atas sampah plastik seberat 5.073 kg dan sampah organik 7.287 kg,” katanya berdasarkan keterangan resmi, Kamis (6/4/2023).
Dikutip dari National Geographic, pada 2040, jumlah akumulasi sampah plastik di lautan diperkirakan mencapai 600 juta ton jika tidak ada penanganan serius. Tidak hanya berdampak pada kerusakan ekosistem laut, sampah plastik juga akan memengaruhi siklus rantai makanan. Kondisi ini akan berdampak sangat buruk pada kesehatan manusia dan ekosistem lainnya.
Tanggung Jawab Bersama
Shelvy melanjutkan, permasalahan sampah plastik bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi terkait, melainkan seluruh lapisan masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran, masyarakat luas juga perlu didorong untuk berperan aktif serta berkontribusi dalam menangani permasalahan sampah plastik.
Sejumlah kegiatan dalam “Ocean Clean Up Day” antara lain membersihkan sampah di tepi pantai, membersihkan sampah di laut dengan cara menyelam atau menggunakan perahu, dan memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Program “Ocean Clean Up Day” juga mencakup menimbang sampah yang telah diangkut dan melaporkan hasil timbangan tersebut ke kantor pusat ASDP.
Aktivitas lainnya adalah Cabang mengajak komunitas setempat untuk berpartisipasi dalam kegiatan “Ocean Clean Up Day”.
“ASDP berharap kehidupan bawah laut tidak terganggu dengan sampah plastik yang digunakan secara tidak bertanggung jawab oleh manusia,” ujar Shelvy.
Selain aksi “Ocean Clean Up Day”, ASDP juga terus memerangi sampah di laut melalui program TJSL bertema “Save Our Ocean” bekerja sama dengan PlastikPay. (BAS)
Baca Juga:
- ASDP Target Kumpulkan 1 Juta Ton Sampah Plastik
- ASDP Hadirkan 2 Unit Kapal Layani Penyeberangan Perintis di Papua
- ASDP Dorong Masyarakat Pesan Tiket Mudik Lebih Awal





















