JAKARTA, LINTAS – Periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H resmi berakhir. Sepanjang masa angkutan Lebaran 2026, ASTRA Infra mencatat pengalaman perjalanan pengguna jalan berlangsung aman dan nyaman berkat kesiapan layanan serta kolaborasi lintas instansi.
Sebagai penyedia layanan infrastruktur jalan tol, ASTRA Infra memastikan kesiapan sarana dan prasarana secara menyeluruh, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, optimalisasi rest area, penyiagaan petugas tambahan, hingga penyampaian imbauan keselamatan melalui berbagai media komunikasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan mudik dan balik.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan layanan selama periode Lebaran tahun ini.
“Kami berharap seluruh upaya yang kami lakukan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat meninggalkan kesan positif bagi seluruh pemudik yang melintasi ruas tol ASTRA Infra. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholders atas kolaborasi yang telah terjalin dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna jalan,” ujarnya dikutip Selasa (31/3/2026).

Sinergi Berbagai Pihak
Keberhasilan layanan mudik dan balik Lebaran 2026 tidak terlepas dari sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Korlantas Polri.
Kolaborasi dilakukan melalui koordinasi intensif dalam penerapan rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way guna mengurai kepadatan kendaraan. Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 sejak 13 Maret 2026.
Pada penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu yang digelar 30 Maret 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, dari stakeholders, media serta masyarakat yang mendukung kelancaran pelayanan angkutan Lebaran terpadu 2026 dengan aman, selamat, dan nyaman,” kata Firman Yosafat.
Kesan positif juga dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Abdulrahman, pemudik yang melakukan perjalanan balik dari Magelang menuju Cikarang, mengaku perjalanan arus balik berjalan aman dan lancar saat melintasi ruas tol Cipali.
Ia menilai fasilitas rest area semakin lengkap dengan area parkir luas sehingga nyaman digunakan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Hal serupa disampaikan Sapto, pemudik asal Yogyakarta yang melintasi Tol Tangerang–Merak. “Perjalanan mudik kali ini sudah jauh lebih nyaman, kondisi jalannya sudah jauh lebih baik, dan rest areanya juga lebih lengkap,” ujarnya.



5,3 Juta Kendaraan
Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 atau H-8 sampai H+7, tercatat sebanyak 5,3 juta kendaraan melintasi ruas tol ASTRA Infra. Angka tersebut meningkat sekitar 2,4 persen dibandingkan realisasi Lebaran pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Rinciannya, sebanyak 2,5 juta kendaraan melintasi Tol Tangerang–Merak, sekitar 1,8 juta kendaraan melintasi Tol Cikopo–Palimanan, dan 998 ribu kendaraan melintasi Tol Jombang–Mojokerto.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jalan yang telah memprioritaskan keselamatan selama perjalanan. Keberhasilan perjalanan Lebaran 2026 menunjukkan bahwa mudik tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga menjadi momen mempererat kebersamaan dan menghadirkan kenangan indah sepanjang perjalanan,” tutur Firman Yosafat. (CHI)
Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, KAI Layani 4,9 Juta Pelanggan dalam 20 Hari

































