Home Fitur 5 Kecelakaan Kereta Api Terdahsyat, Ada yang Menewaskan 1.700 Orang

5 Kecelakaan Kereta Api Terdahsyat, Ada yang Menewaskan 1.700 Orang

Share

Beberapa kecelakaan kereta api terjadi di dunia, seperti di Sri Lanka yang sangat dahsyat karena menimbulkan 1.700 lebih korban jiwa.

Di Indonesia, kecelakaan kereta api (KA) terakhir terjadi antara KA Turangga dan kereta commuterline Bandung Raya (Baraya) yang terjadi di lintas Haurpugur-Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).

Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Bandung Raya (Baraya). | Dok. Kemenhub

Tragedi Bintaro di Jakarta Selatan pada 19 Oktober 1987 jadi kecelakaan KA terdahsyat di Indonesia dengan 139 korban jiwa.

Baca juga: Kereta Api Turangga dan KA Bandung Raya Tabrakan

Beberapa penyebab kecelakaan terdahsyat di dunia yakni rem blong, tergelincir, maupun kebakaran. Berikut lima kecelakaan KA terdahsyat di dunia, seperti dirangkum Railway-technology.

KA Queen of The Sea, Sri Lanka

Kecelakaan KA Queen of The Sea disebabkan oleh Tsunami yang melanda Samudera Hindia pada Desember 2004.

Selain Tsunami, kelebihan kapasitas penumpang juga menjadi penyebab kecelakaan yang menelan korban jiwa 1.700 orang tersebut.

Kereta “Ratu Pantai” terdiri dari 8 gerbong yang berangkat dari ibu kota Colombo menuju Galle ini dihantam ombak dua kali di pesisir Barat Daya Peraliya hingga tergelincir keluar jalur.

Lokomotif KA Queen of The Sea ditarik ke Stasiun Peraliya untuk diperbaiki pada Desember 2008.

Kecelakaan KA di Bihar, India

Kecelakaan KA terjadi di negara bagian Bihar, India, menewaskan sekitar 800 orang pada Juni 1981.

Kereta penumpang tersebut sedang melintasi jembatan di Sungai Bagmati, Kota Mansi, tiba-tiba dihantam angin topan.

KA tergelincir dari rel, lalu tercebur ke sungai sehingga mengakibatkan ratusan orang meninggal.

Kereta rute Mansi-Saharsa ini membawa sekitar 1.000 penumpang dalam 9 gerbong saat kecelakaan yang diyakini mengalami masalah rem.

Kecelakaan KA di Saint-Michel-de-Maurienne, Perancis

Kecelakaan KA di Saint-Michel-de-Maurienne ini menewaskan lebih dari 700 orang.

Tragedi pada Desember 1917 ini dikenang sebagai kecelakaan terburuk dalam sejarah Perancis.

KA sepanjang 350 meter ini mengalami masalah rem di lokasi sebelum Stasiun Saint-Michel-de-Maurienne.

Selain itu, kereta memuat sekitar 1.000 tentara Prancis yang pulang dari Italia tersebut juga terbakar setelah berangkat dari Stasiun Modane.

Kelebihan kapasitas diduga jadi salah satu penyebab terbakarnya kereta, karena dua rangkaian kereta dipaksakan untuk ditarik oleh satu mesin karena kekurangan lokomotif

Kereta berbobot 526 ton itu memiliki 19 gerbong dan sedang melaju dengan kecepatan tinggi pada saat kecelakaan terjadi.

Kecelakaan KA di Stasiun Ciurea, Rumania

Kecelakaan kereta api di Stasiun Ciurea menyebabkan korban tewas lebih dari 600 orang pada Januari 1917.

Rem blong menyebabkan kereta tergelincir dan mengalami kebakaran setelah dialihkan jalurnya untuk mencegah tabrakan dengan kereta lain.

Kereta juga sedang menuruni tebing curam dengan kecepatan tinggi di dekat stasiun.

KA dengan 26 gerbong ini membawa sekitar 1.000 orang pada saat kejadian, di mana para penumpangnya termasuk tentara terluka dan pengungsi yang melarikan diri dari serangan Jerman.

Kecelakaan KA di Guadalajara, Meksiko

Kecelakaan KA di Guadalajara ini menyebabkan kematian lebih dari 600 orang pada Januari 1915.

Rem blong jadi penyebab utama kecelakaan saat kereta sedang berjalan di turunan curam.

Akibatnya, KA tergelincir dari rel dan terjun ke ngarai. Hal ini menyebabkan banyak orang meninggal dunia karena terlempar dari kereta dalam kecepatan tinggi.

Kereta api 20 gerbong ini dinaiki keluarga pasukan Venustiano Carranza di tengah Revolusi Meksiko. Sekitar 300 orang selamat dari kecelakaan tersebut. (EDW)

Baca Juga: Saran MTI untuk Industri Kereta Api di Indonesia

Share