JAKARTA, LINTAS — Dari hasil survei KCIC membuktikan bahwa sebagian besar penumpang naik Kereta Cepat Whoosh untuk berlibur.
Hal ini diungkap oleh survei yang dilakukan pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), di web KCIC.
Sesuai survei yang dilakukan kepada para penumpang, 53 persen atau sebagian besar penumpang menggunakan Kereta Cepat Whoosh untuk berlibur.
Lalu, 23 persen untuk urusan bisnis, sedangkan sisanya 22 persen untuk kegiatan pendidikan, komuter, dan lainnya.

Hal ini menunjukkan kehadiran Whoosh mendukung peningkatan perekonomian. Selain mendukung masyarakat berlibur, juga untuk kepentingan pekerjaan.
Hasil survei lainnya menunjukkan, 48 persen penumpang sebelumnya merupakan pengguna kendaraan pribadi.
Lalu, 23 persen merupakan pengguna kendaraan bus atau travel, dan sisanya 29 persen penumpang kereta api konvensional.
Baca juga: Ada Penumpang Kena Tipu, KCIC Sampaikan Daftar Mitra Pembelian Tiket Kereta Cepat Whoosh
Hal ini menunjukkan mulai ada pergeseran penggunaan transportasi pribadi ke transportasi massal melalui kehadiran Kereta Cepat Whoosh.
Harapannya, data tersebut menunjukkan Whoosh memberikan kontribusi dalam pengurangan polusi udara dan kemacetan di jalan raya.
Penumpang dan Perjalanan Terus Bertambah
Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi dalam acara World Railway Cooperation and Development Forum di China menyebutkan bahwa jumlah penumpang dan perjalanan Whoosh terus bertambah.
“Sampai dengan 14 November 2023, 352.000 orang telah melakukan perjalanan Jakarta-Bandung sejak Kereta Cepat Whoosh beroperasi secara komersial,” kata Dwiyana.

“Hal ini menunjukkan Whoosh telah menjadi salah satu pilihan moda transportasi penting dalam mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta-Bandung,” lanjutnya.
Jumlah perjalanan harian Whoosh terus bertambah seiring besarnya minat masyarakat. Dari awal 4 perjalanan, lalu 18, 22, 25, 28, 32, kini menjadi 36 perjalanan setiap hari.
Dwiyana menuturkan, Kereta Cepat Whoosh mulai menjadi suatu budaya baru di Indonesia untuk melakukan mobilitas antara Jakarta dan Bandung.
“Kereta Cepat hadir di Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan mempermudah masyarakat dalam bertransportasi. Kecepatan, kenyamanan, dan keamanan yang ditawarkan menjadi keunggulan yang ditawarkan dari kehadiran kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini,” tuturnya. (EDW)
Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Juga Sediakan Tiket Rombongan, Ini Syarat dan Cara Belinya





























