Serba-serbi LRT Jabodebek yang segera beroperasi, dari tiket gratis, jalan tanpa masinis, dan melewati 18 stasiun.
Kereta Lintas Raya Terpadu Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) bakal mulai beroperasi secara resmi pada 18 Agustus 2023.
Masyarakat bisa mulai mencobanya pada Rabu (12/7/2023), di mana pendaftaran tiket uji coba dibuka pada Senin (10/7/2023).
Lantas, apa fakta-fakta yang ada pada angkutan massal tersebut?
- Punya kereta penyelamat
Dikutip dari akun Instagram @lrt_jabodebek, LRT bakal memiliki kereta penyelamat jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan dalam perjalanan.

Kereta itu bernama rescue train. Kereta hanya akan beroperasi ketika unit LRT Jabodebek mengalami gangguan.
- Tanpa masinis
Salah satu perbedaan LRT Jabodebek dengan moda transportasi massal lain adalah kendalinya dijalankan secara otomatis.
Maka, kereta tersebut tidak dioperasikan oleh masinis seperti kereta lain.
Baca juga: Naik LRT Jabodebek, Cibubur ke Jakarta Cuma 39 Menit
Teknologi yang digunakan untuk mengoperasikan LRT Jabodebek adalah automatic train control (ATC).
Selain itu, LRT Jabodebek dilengkapi dengan sistem automatic train supervision (ATS).
Sistem itu menyesuaikan kinerja kereta api agar mengikuti jadwal perjalanan dan menyediakan data untuk menyesuaikan layanan.
ATS pun digunakan untuk membuat rute manual dan otomatis.
- Kecepatan
Berbeda dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang bisa mencapai kecepatan optimal 420 kilometer per jam, LRT Jabodebek hanya memiliki kemampuan laju maksimal 80 kilometer per jam.
Sebab, jarak tempuh LRT Jabodebek memang tak sepanjang KCJB. LRT Jabodebek hanya beroperasi 18,49 kilometer.
Sedangkan jarak tempuh KCJB mencapai 142 kilometer.
- Melewati 18 stasiun
Nantinya, LRT Jabodebek bakal menghubungkan Cibubur – Cawang, Cawang – Dukuh Atas, serta Lintas Bekasi Timur sampai Cawang pp.

Maka, terdapat 18 stasiun yang bakal dilintasi, yaitu:
Stasiun Dukuh Atas
Stasiun Setiabudi
Stasiun Rasuna Said
Stasiun Kuningan
Stasiun Pancoran
Stasiun Cikoko
Stasiun Ciliwung
Stasiun Cawang (Interchange Station)
Stasiun TMII
Stasiun Kampung Rambutan
Stasiun Ciracas
Stasiun Harjamukti
Stasiun Halim
Stasiun Jatibening Baru
Stasiun Cikunir I
Stasiun Cikunir II
Stasiun Bekasi Barat
Stasiun Jatimulya
5. Terintegrasi dengan KCJB
LRT Jabodebek juga bakal terintegrasi dengan KCJB. Tersambungnya dua moda transportasi itu terletak di Stasiun Halim.
Penumpang yang berasal dari Jakarta bisa menggunakan LRT Jabodebek dari Stasiun Dukuh Atas sampai Stasiun KCJB Halim hanya dengan waktu tempuh 8 menit.
Kemudian dari Stasiun KCJB Halim menuju Padalarang dijangkau hanya dalam waktu 30 menit. (TNO)
Baca Juga: Mengenal Secara Singkat LRT di Indonesia, Ternyata Sudah Ada 3 Lho

























