Jakarta, Lintas — Renovasi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah dimulai dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024.
Pascatragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 135 nyawa, stadion yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen ini tak terpakai selama setahun.
Sejumlah fasilitas dan sarana Kanjuruhan pun mulai rusak dan usang karena tidak dirawat.
Renovasi Stadion Kanjuruhan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya.
“Nantinya selain renovasi sarana dan fasilitas, stadion ini juga akan dilengkapi monumen berupa diorama yang terdapat nama-nama korban yang tercatat di prasasti untuk mengenang tragedi yang merenggut nyawa 135 orang,” ujar Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya (Persero) Purnomo dalam keterangan tertulis, Rabu (18/10/2023).

Brantas Abipraya menjadi salah satu BUMN yang menggarap renovasi Stadion Kanjuruhan.
Adapun lingkup pekerjaan di kawasan Stadion Kanjuruhan meliputi persiapan, struktur, arsitektur, MEP, rangka penutup atap, pengadaan, pemasangan kursi, pekerjaan halaman, track atletik, dan lapangan sepakbola.
Ramah Penonton
Pada pembangunan kembali stadion ini, akan diterapkan single seat sebanyak 21 ribu tempat duduk penonton.
Sejumlah pekerjaan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membuat Stadion Kanjuruhan menjadi stadion ramah penonton tanpa memandang usia dan gender.
Renovasi ini juga mengedepankan sistem keamanan stadion berstandar luar negeri.
Proyek renovasi ini juga menerapkan teknologi Building Information Modelling (BIM).
Singkatnya, renovasi yang masif akan membuat wajah Stadion Kanjuruhan menjadi lebih nyaman, futuristik, dan ramah untuk penonton nantinya.
“Tentunya dalam pengerjaan renovasi ini, Brantas Abipraya senantiasa mengutamakan penerapan K3 dan berkomitmen untuk selalu bekerja lebih keras dan lebih cerdas agar mendapatkan karya konstruksi yang tuntas tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya,” tutup Purnomo. (BAS)
Baca Juga: Ini 7 Rekomendasi Menteri Basuki untuk Tim Audit Stadion Kanjuruhan



















