JAKARTA, LINTAS — Menteri PU Dody Hanggodo fokuskan persiapan intensif Renovasi Sekolah Rakyat Tahap II seusai memastikan Tahap I rampung Juli 2025. Proyek strategis ini sedang memasuki tahap verifikasi kelayakan lokasi dan akan menyerap ribuan tenaga kerja.
“Untuk percepat Tahap II, pengadaan meubelair customize bahkan kami mulai sebelum pembangunan fisik,” kata Dody di Sentra Handayani, Jakarta Timur, Minggu (29/6/2025). Dari rilis yang diterima majalahlintas.com, Dody mengatakan, tantangan utama proyek terletak pada furnitur custom yang membutuhkan waktu lebih lama.
Anggaran Tahap I sebesar Rp 1 triliun untuk 200 lokasi. Secara nasional progres mencapai 83 persen. Sentra Handayani tertinggi dengan 92 persen. Kolaborasi lintas kementerian ini merupakan wujud komitmen pemerintah menyediakan pendidikan bermutu bagi anak keluarga miskin, sesuai Inpres No 8/2025.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengapresiasi kerja intensif Kementerian PU: “Setiap titik libatkan 100 lebih pekerja, bahkan sif 24 jam!”
Adapun Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, proyek ini investasi masa depan anak Indonesia.

Putus Rantai Kemiskinan
Dikutip dari situs resmi Kementerian Sosial, Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto menyediakan pendidikan gratis berasrama. Program ini khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sebagai strategi memutus rantai kemiskinan.
Sebanyak 200 sekolah rakyat dibangun pada 2025 (masing-masing untuk SD, SMP, SMA) dengan kapasitas 1.000 siswa per sekolah. Gedung milik Kementerian Sosial akan direnovasi untuk mempercepat realisasi.
Pada tahap I, 53 sekolah dijadwalkan beroperasi dalam tiga bulan setelah peluncuran (Maret 2025), menyusul 147 sekolah lainnya. Dalam lima tahun (hingga 2029), ditargetkan tersedia minimal satu Sekolah Rakyat per kabupaten, khususnya di daerah kantong kemiskinan.
Tiga lembaga, yaitu Kementerian Sosial, Kemendikdasmen, dan Kemenko Perekonomian berkolaborasi mewujudkan program ini. Sementara Kementerian PU fokus pada pembangunan dan renovasi infrastruktur fisik sekolah. (HRZ)
Baca Juga: Proyek Sekolah Rakyat Capai 61 Persen, Menteri PU Pantau lewat Sistem Digital

























