JAKARTA, LINTAS – Pekerjaan fisik tahap II Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Napan di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, ditargetkan selesai 30 Januari 2024. Kawawan ini menjadi embrio pertumbuhan ekonomi di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.
Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dikutip dari rilis pers yang diterima Lintas, Senin (15/1/2024).
“Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk, tetapi menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi kawasan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” kata Basuki.
Disebutkan, pembangunan I sudah selesai pada 2022. Adapun tahap II kini progresnya mencapai 95 persen.

Pembangunan tahap I yang dimulai Desember 2020 meliputi pekerjaan bangunan inti, gudang sita, bangunan cuci mobil, mes pegawai, Wisma Indonesia, toilet umum, mini terminal, hardscape, landskap, pekerjaan MEP kawasan, pembangunan kantor anggota TNI, dan kantor anggota Polri.
Pengembangan Tahap II
Selanjutnya dilakukan pengembangan pada tahap II oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Ditjen Cipta Karya dengan penyedia jasa PT Metro-Konstruksi Jaya (KSO) sejak Mei 2023. Kegiatannya meliputi pembangunan area istirahat, pagar kawasan, jalan beton, lanskap, signage nama PLBN, perkuatan lereng, mebelair, dan selasar bangunan inti.

Basuki mengharapkan, pembangunan PLBN Napan—sekitar 200 km dari Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi NTT dan dapat ditempuh sekitar 5 jam via jalur darat—diharapkan dapat meningkatkan kualitas kawasan perbatasan di Provinsi Nusa Tenggara Timur sehingga menjadi kawasan perbatasan yang berdaya saing dan dapat mengurangi disparitas, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). (HRZ)

























