Home Berita Penumpang KAI Daop 1 Jakarta Tembus 8,9 Juta, Naik 6 Persen

Penumpang KAI Daop 1 Jakarta Tembus 8,9 Juta, Naik 6 Persen

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada 28 September 2026 dengan mengusung semangat “Semakin Melayani”. Di wilayah Daop 1 Jakarta, jumlah pelanggan hingga 28 September 2026 tercatat hampir 9 juta orang atau tumbuh sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, HUT ke-81 menjadi momentum bagi KAI untuk melanjutkan transformasi dan meningkatkan keselamatan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pesan utama yang kami bawa pada momentum HUT ke-81 adalah Semakin Melayani. Bagi KAI Daop 1 Jakarta, semangat ini berarti setiap pertumbuhan dan transformasi perusahaan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Franoto.

Sepanjang 1 Januari hingga 28 September 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 8.978.272 pelanggan, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 8.503.187 pelanggan. Artinya, terdapat tambahan sekitar 475 ribu pelanggan.

Kepercayaan Masyarakat

Menurut Franoto, pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Karena itu, peningkatan jumlah pelanggan harus diikuti dengan pelayanan yang aman, nyaman dan tepat waktu.

Baca Juga: Jalan Tol Kembali ke Negara, Kementerian PU Siapkan BLU untuk Kelola Pendapatan

Pertumbuhan juga terjadi pada angkutan barang. Pada periode yang sama, volume angkutan barang di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 2,56 juta ton, atau tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

“Kereta api memiliki peran yang semakin penting, tidak hanya dalam menghubungkan masyarakat antardaerah, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas perekonomian,” kata Franoto.

Ke depan, KAI Daop 1 Jakarta akan melanjutkan peningkatan keselamatan, ketepatan waktu, fasilitas stasiun, digitalisasi pelayanan, konektivitas antarmoda, serta penerapan transportasi yang lebih berkelanjutan.

Dalam aspek lingkungan, KAI Daop 1 Jakarta telah memanfaatkan bahan bakar B50 sekitar 6,5 juta liter untuk mendukung operasional lokomotif yang melayani sekitar 79 nomor perjalanan KA dan 49 kereta pembangkit.

Fasilitas di Stasiun

Upaya ramah lingkungan juga dilakukan melalui penambahan dan perawatan tanaman serta pepohonan di lingkungan stasiun, pengelolaan lingkungan, dan penyediaan water station di sejumlah stasiun. Fasilitas tersebut memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum sekaligus membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Di sisi pelayanan, KAI Daop 1 Jakarta terus meningkatkan fasilitas di stasiun maupun selama perjalanan, antara lain layanan pelanggan, fasilitas bagi pelanggan prioritas dan penyandang disabilitas, layanan kesehatan, ruang tunggu, ruang laktasi, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Transformasi KAI tidak berhenti pada pembangunan fisik. Kami ingin perjalanan menggunakan kereta api semakin mudah sejak pelanggan merencanakan perjalanan, berada di stasiun, selama perjalanan, hingga tiba di tujuan. Di saat yang sama, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan dan operasional perjalanan kereta api,” jelas Franoto.

Pada HUT ke-81, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan apresiasi kepada pelanggan, mitra, dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan terhadap kereta api sebagai bagian dari mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.

“Di usia ke-81, kami ingin KAI semakin dekat dengan masyarakat. Kami akan terus mendengar kebutuhan pelanggan, melakukan perbaikan, berinovasi, serta menghadirkan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan ramah lingkungan. Semakin Melayani bukan hanya tema peringatan, tetapi semangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Franoto. (CHI)

Baca Juga: Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

Oleh:

Share