Home Berita Pascabanjir, Kementerian PUPR Pulihkan Jalan Putus di Kelurahan Rua, Ternate

Pascabanjir, Kementerian PUPR Pulihkan Jalan Putus di Kelurahan Rua, Ternate

Share

JAKARTA, LINTAS — Tindakan cepat dilakukan oleh Kementerian PUPR pascabanjir yang menggenangi Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (25/8/2024) pukul 03.00 WIT. Balai Wilayah Sungai Maluku Utara mengerahkan alat berat guna mengatasi putusnya jalan nasional dari dan menuju Kelurahan Rua. Adapun estimasi kerugian akibat banjit tersebut sedang didata.

“Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara melakukan tanggap darurat dengan memobilisasi alat berat berupa 3 unit ekskavator dan 4 unit dump truck ke lokasi banjir,” ujar Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air Muhammad Adek Rizaldi, dikutip dari rilis pers Kementerian PUPR.

Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi, mencapai 100 mm/hari, menyebabkan terputusnya jalan nasional dari dan menuju Kelurahan Rua serta kerusakan infrastruktur sumber daya air berupa 1 unit pos curah hujan hidrologi tertimbun sedimen dan 1 unit jaringan pipa air baku terputus. Saat ini Kementerian PUPR tengah mengupayakan untuk membuka akses jalan nasional dan membersihkan debris.

Suasana pembersihan ruas jalan nasional di Kelurahan Rua, Ternate, Maluku Utara, pascabanjir. | Dok. Kementerian PUPR

Selain itu, BWS Maluku Utara juga menyiagakan 30 personel yang tergabung dalam tim reaksi cepat di lokasi bencana serta serta stockpile bahan banjiran berupa bronjong untuk persiapan antisipasi segala kemungkinan. Bantuan bahan pangan juga tak luput diberikan kepada para korban.

Pendataan

Kepala BWS Maluku Utara Kalpin Nur mengatakan, untuk rencana rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilakukan pendataan kerusakan bangunan dan fasilitas publik, memperbaiki prasarana yang rusak, pembersihan lingkungan, serta mengevaluasi implementasi kebijakan program untuk perbaikan.

“Untuk antisipasi menghadapi banjir serupa ke depannya kami merencanakan infrastruktur pengendalian banjir dan sedimen berupa check dam beberapa seri,” ungkap Kalpin.

Guna mempercepat upaya tanggap darurat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara juga memobilisasi 1 unit ekskavator dan 4 unit dump truck. Selanjutnya, untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi korban banjir Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara menyediakan 4 unit hidran yang terbagi di 2 titik, yakni lokasi pengungsian dan lokasi banjir. BPPW Maluku Utara juga memobilisasi 2 unit mobil tangki air.

Di bidang perumahan, Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan (BP2P) Maluku tengah menyiapkan rencana hunian tetap (huntap) bagi korban bencana. Saat ini tengah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate terkait ketersediaan lahan untuk relokasi rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 32 rumah.

Di samping itu, Kementerian PUPR juga berkoordinasi dengan pihak terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri dan Basarnas untuk turut serta mencari korban meninggal. (HRZ)

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT