JAKARTA, LINTAS — Majalah Lintas menggelar Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026). Ajang ini menjadi ruang apresiasi bagi perempuan-perempuan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional, sekaligus menandai capaian penting terbitnya edisi ke-100 Majalah Lintas.
Acara ini dihadiri Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Majalah Lintas. Ia menilai penghargaan ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam sektor infrastruktur yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki. Diana juga mengucapkan selamat atas konsistensi Majalah Lintas hingga mencapai terbitan edisi ke-100.
Direktur PT Lintas Media Infrastruktur Paul Ames Halomoan Siahaan menyatakan, perjalanan Majalah Lintas sejak pertama kali terbit pada 2009 bukanlah proses yang singkat. Media ini lahir dari keyakinan bahwa sektor infrastruktur dan transportasi merupakan tulang punggung pembangunan bangsa yang perlu terus diangkat ke ruang publik.
“Selama 17 tahun, kami berupaya menjaga konsistensi dalam menyajikan informasi terkait capaian, dinamika, dan perkembangan sektor infrastruktur nasional,” ujarnya.
Seiring perkembangan zaman, Majalah Lintas melakukan transformasi kelembagaan dengan menjadi PT Lintas Media Infrastruktur pada 2021. Pada tahun yang sama, Lintas meluncurkan portal digital untuk menjangkau pembaca lebih luas di majalahlintas.com. Upaya peningkatan kualitas juga dilakukan melalui sertifikasi kompetensi wartawan serta verifikasi sebagai media nasional oleh Dewan Pers pada 2023.
Menurut Paul, capaian edisi ke-100 bukan sekadar angka, melainkan simbol dari ketekunan dan kepercayaan yang terjaga. Momentum tersebut kemudian diperkaya dengan penyelenggaraan Anugerah Kartini Infrastruktur sebagai bentuk kontribusi nyata.

“Melalui penghargaan ini, kami ingin memberi makna lebih dari sekadar perayaan. Kami ingin menghadirkan apresiasi bagi perempuan-perempuan hebat yang bekerja dengan dedikasi dan memberi dampak besar bagi pembangunan,” katanya.
Ketua Panitia Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 Roy Afriansyah, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan mendalam. Panitia tidak hanya mencari nama, tetapi juga menelusuri cerita di balik kontribusi para kandidat.
Dari lebih dari 150 perempuan yang terjaring, panitia menyaring hingga menjadi 25 finalis yang terbagi dalam lima kategori. Para finalis kemudian melalui tahap wawancara bersama dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi hingga aktivis perempuan.
“Kami menemukan banyak kisah pengabdian yang sering tidak terlihat, tetapi dampaknya besar bagi masyarakat. Ini bukan sekadar penilaian, melainkan perjalanan menemukan makna,” ujar Roy.
Ia menambahkan, perempuan dalam sektor infrastruktur kerap bekerja di balik layar, baik dalam perencanaan maupun di lapangan. Meski jarang mendapat sorotan, peran mereka nyata dalam setiap pembangunan jalan, jembatan, hingga sistem yang menunjang kehidupan masyarakat.
Melalui Anugerah Kartini Infrastruktur 2026, panitia ingin membuka ruang agar kisah-kisah tersebut dapat didengar dan dihargai. Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi sekaligus dorongan bagi lebih banyak perempuan untuk terlibat dalam pembangunan.
“Kisah inspiratif para Kartini, yang mendapatkan Anugerah Kartini Infrastruktur 2026, bisa dibaca dalam terbitan ke-100 Majalah Lintas,” kata Paul.
Refleksi
Acara ini juga menjadi refleksi bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang manusia di baliknya. Perempuan, dengan keteguhan dan kontribusinya, menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Dengan terselenggaranya ajang ini, Majalah Lintas berharap dapat terus berperan sebagai media yang tidak hanya mencatat, tetapi juga menggerakkan. Perjalanan menuju edisi ke-100 menjadi pijakan untuk langkah berikutnya, menghadirkan ruang apresiasi yang lebih luas dan inklusif.
Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan yang mendorong pengakuan dan kesetaraan peran perempuan dalam pembangunan Indonesia.
Kepala BPJN Maluku Dr Ir Yana Astuti, ST, MT, IPU, ASEAN Eng, GRCE, penerima Anugerah Kartini Infrastruktur Kategori Daerah, memandang pelaksanaan Anugerah Kartini Infrastruktur sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap kontribusi perempuan di sektor strategis, khususnya infrastruktur. Ajang ini dinilai penting untuk menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya menjadi simbol emansipasi, tetapi juga memiliki kompetensi, ketangguhan, dan kepemimpinan yang mampu mendorong pembangunan nasional secara profesional.
“Kegiatan ini sebagai momentum untuk memotivasi lahirnya lebih banyak ‘Kartini-Kartini’ baru yang berani mengambil peran, berinovasi, dan berkontribusi aktif,” ujar Yana saat penerimaan anugerah.
Penghargaan tersebut, menurut dia, diharapkan dapat membangkitkan semangat perempuan untuk terus berkembang, menjaga integritas, serta membuktikan bahwa kompetensi tidak mengenal gender dalam upaya memajukan pembangunan bangsa.
Dedikasi Tinggi
Senada dengan itu, Mainila Yanti, ST, MT, Kepala Satker PJN I Provinsi Riau, sebagai salah satu penerima Anugerah Kartini Infrastruktur Kategori Dedikasi dan Pengabdian, menyampaikan bahwa penghargaan semacam itu sejalan dengan upaya mengakui peran dan ketangguhan perempuan di bidang infrastruktur.
“Perempuan di sektor ini harus memiliki dedikasi tinggi, mampu menghadapi tekanan di lingkungan kerja yang didominasi laki-laki, serta tetap bekerja sesuai aturan dan berintegritas,” ujarnya.
Mainila menekankan pentingnya keseimbangan antara karier dan peran domestik. Penghargaan tersebut bukan hanya soal capaian profesional, melainkan juga pengakuan terhadap kemampuan perempuan menjalankan peran ganda secara bertanggung jawab, sekaligus menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk berani berkarier dan bermimpi di bidang infrastruktur. (*)
Berikut Daftar Nama Penerima Anugerah Kartini Infrastruktur Lintas.
1. Kategori Kartini Infrastruktur Daerah 2026
- Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara
2. Kategori Kartini Infrastruktur Daerah 2026
- Hj. Ela Siti Nuryanah, S.Sos, MAP, Bupati Lampung Timur
- dr. Karolin Margret Natasa, MH, Bupati Landak, Kalimantan Barat
- Rina Kumala Sari, ST, MT, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jabar
- dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
- Putri Intan Suri, ST, MT, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, Kawasan di Yogyakarta
3. Kategori Kartini Infrastruktur Nasional 2026
- Dr Yana Astuti, ST, MT, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku
- Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya
- Julia Augustine, ST, MT, Kasubdit Keterpaduan Sistem Jaringan Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga
- Elisa Asri, S.E., M.B.A, Kepala Bagian Keuangan, Pengelolaan Barang Milik Negara, dan Barang Persediaan Bencana, Sesditbjen Bina Marga
- Gemala Suzanti, Sp, MM, MT, Kepala Subdirektorat Wilayah II Irigasi dan Rawa, Ditjen Sumber Daya Air
4. Kategori Kartini Infrastruktur Dedikasi dan Pengabdian
- Mainila Yanti ST, M.Sc, Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi Riau
- Mirnasari Daulay ST, M.Sc, Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi Kalimantan Selatan
- Marissa Fransisca Sitompul, ST, MEng, PPK 3.1 Satker PJN Wil III Provinsi Sumatera Selatan
- Tantri Anggraeni, ST, MM, PPK OP Irigasi & Rawa, Direktorat Bina OP, Ditjen SDA
- Lesty Ariensietami, ST, Meng, Kepala Satker OP BWS Kalimantan IV Samarinda
5. Kategori Kartini Infrastruktur Inovatif 2026:
- Eva Dayana, Pemimpin Proyek PT Jasamarga Probowangi
- Ir Festy Ratna Aditama, ST, MT, IPM, Manajer Divisi Transformation, Engineering, dan Quality (BOD-1) PT Wijaya Karya (WIKA) Beton Tbk.
- Yuanita Kiki Sani, ST, MEng, MSc, Kasatker Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat, BBPJN DKI Jakarta-Jabar
- Any Virgyani, ST, MT, Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis
6. Kategori Kartini Infrastruktur Muda Inspiratif 2026
- Ainun Yunita, ST, MT, PPK Perencanaan Satker P2JN Provinsi Sulawesi Tenggara
- Verdina Bella Haqi, ST, MT, PPK Perencanaan BPBPK Provinsi Lampung
- Dessy Amalia Farina, ST, MT, PPK 1.4 Satker PJN Wil I Provinsi Aceh
- Ratih Purnama Sari, ST, MT, PPK 1.1 Satker PJN Wil I Provinsi Banten
- Sarah Magfirah, ST, PPK 4.3 Satker PJN Wil IV Provinsi Sumatera Utara

























