Home Fitur Mengenal Beton, Bahan Penting dalam Pembangunan Infrastruktur

Mengenal Beton, Bahan Penting dalam Pembangunan Infrastruktur

Share

Oleh Leceyanti Aripurnomo

Saat ini beton merupakan bahan yang penting dalam pembangunan infrastruktur. Beton digunakan untuk membangun jalan, jembatan, bendungan, gedung bertingkat, landasan pacu, kanal, bahkan fondasi bangunan dalam skala besar.

Sejarah mencatat, beton sudah digunakan sejak lebih dari 3.000 tahun yang lalu, dibuktikan dengan ditemukannya lantai beton di istana Tiryns di Yunani yang diprediksi berasal dari tahun 1400 hingga 1200 sebelum Masehi.

Tidak mengherankan mengapa beton menjadi bahan favorit untuk membangun infrastruktur. Pasalnya, beton dapat dicetak menjadi bentuk apa pun sesuai kebutuhan, dapat mengeras seperti batu dan awet hingga waktu yang lama. Selain itu, sebagian besar komposisi beton adalah pasir dan batu sehingga harga bahan bakunya relatif murah.

Cara Membuat Beton

Beton merupakan bahan komposit yang terbuat dari empat bahan baku, yaitu semen, pasir, kerikil atau agregat, serta air yang cukup untuk membuat konsistensi campuran yang kental. Semen jika dicampur dengan air akan menjadi seperti lem yang akan merekatkan pasir dengan kerikil sehingga nantinya akan membentuk material yang padat. Jika ditambahkan tulangan baja di tengahnya, kekuatan beton akan bertambah berkali-kali lipat.

Presiden Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memeriksa jalan IJD di Magelang yang selesai dibeton. | Dok. KemenPUPR

Setelah keempat bahan baku tersebut dicampur, campuran beton yang masih berupa cairan kental itu dituang ke dalam cetakan yang telah dibentuk sesuai kebutuhan. Beton memerlukan waktu yang lama untuk mengeras dan mencapai kekuatan tertentu. Itulah sebabnya kita sering melihat pekerja konstruksi menuang campuran beton lalu meninggalkannya selama satu bulan. Mereka menunggu hingga beton cukup keras untuk diberi beban pada tahap pembangunan selanjutnya.

Meskipun pembuatannya tergolong mudah, penting sekali untuk membuat beton dengan cara dan komposisi yang benar. Untuk memastikan hal ini, para insinyur akan mengambil sedikit sampel yang dibentuk menjadi silinder dan kemudian melakukan uji tekan guna memastikan bahwa campuran beton yang dibuat telah mencapai kekuatan yang diinginkan.

Karakteristik Beton

Karakteristik beton ditentukan oleh komposisi bahan bakunya. Rasio antara air dan semen akan menentukan karakter beton yang dibuat. Semakin sedikit air dibandingkan semen, semakin kuat beton yang dihasilkan.

Komposisi antara agregat dan semen juga memengaruhi karakteristik beton. Jika diperlukan beton yang sangat kuat, jumlah agregat dapat dikurangi dibandingkan dengan jumlah semen. Akan tetapi, harga semen lebih tinggi daripada harga agregat sehingga meningkatkan jumlah semen juga akan meningkatkan harga pembuatan secara keseluruhan.

Ada juga bahan-bahan lain yang dapat ditambahkan ke dalam campuran beton untuk memengaruhi karakteristiknya. Bahan akselerator, misalnya, dapat ditambahkan untuk mempercepat proses pengerasan. Penambahan bahan retarder dapat memperlambat pengerasan atau penambahan superplasticizer untuk mengurangi kadar air, dan lain-lain.

Keuntungan dan Kekurangan Penggunaan Beton

Penggunaan beton memiliki banyak keuntungan, di antaranya adalah harganya yang relatif murah dengan umur penggunaan yang relatif panjang dan sedikit memerlukan pemeliharaan. Keuntungan lainnya adalah beton merupakan bahan yang kuat dan tidak mudah terbakar. Sebelum mengeras, beton dapat dibentuk menjadi bentuk apa pun sesuai kebutuhan sehingga dapat digunakan dalam pembangunan banyak hal.

Pekerja sedang melakukan pengecoran jalan IJD. | Dok. KemenPUPR

Namun, beton juga memiliki beberapa keterbatasan, antara lain kekuatan tarik dan keuletannya rendah sehingga beton menjadi rentan terhadap keretakan. Selain itu, rasio kekuatan terhadap beratnya juga rendah. Artinya, semakin kuat sebuah konstruksi beton, semakin berat pula konstruksi tersebut.

Dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, para Insinyur kini dapat merekayasa beton agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan, baik dari segi kekuatan, fleksibilitas, maupun dari segi harga. Karena itu, hingga saat ini beton masih menjadi bahan pilihan dalam pembangunan berbagai infrastruktur di dunia.

Baca Juga: Atasi Ancaman Tanah Lunak, Waskita Beton Precast Pakai Mortar Busa di “Flyover” Sekip

Share