Home Berita Melalui IJD, Satker PJN II Banten Mengembangkan Akses Sarana Infrastruktur

Melalui IJD, Satker PJN II Banten Mengembangkan Akses Sarana Infrastruktur

Share

Proses Pengadaan IJD

Sunarto menjelaskan, proses pengadaan IJD dilakukan dengan cara menggunakan e-katalog sesuai dengan peraturan perundangan. Untuk paket pertama di ruas Aat – Rusli Segmen II (Kab Cilegon) menggunakan lelang tender sedangkan untuk di ruas Ciboleger – Lengensari – Pasirkuray karena waktunya terbatas maka menggunakan e-katalog.

Alhamdulillah, untuk IJD ini kami sudah melakukan proses hibah. Setelah PHO kami membentuk tim untuk melakukan proses hibahnya dan juga sudah dilakukan kunjungan ke lapangan. Sedangkan untuk berita acaranya sudah hampir selesai dan kemarin sudah ada cheklist dari pihak pusat bahwasanya kami sudah lengkap untuk administrasi dari Sestditjen,” ungkapnya.

Lanjut Sunarto, untuk masa pemeliharaan, di dalam kontrak itu sendiri mempunyai satu tahun masa pemeliharaan untuk di tahun 2024 ini sedangkan di tahun 2025 itu pemda yang melakukan.

Namun, terkait anggaran, pemda dengan panjang ruas yang tidak sesuai ketersedian dana mungkin prioritas akankah dari pihak Satker melalui Balai sendiri yang akan melakukan koordinasi dan monitor terkait pekerjaan-pekerjaan yang sudah kami serah terimakan.

“Jadi, tetap di tahun 2025 kami memonitoring, supaya mengingatkan dari pihak pemda agar tetap melakukan pemeliharan. Tetapi yang sudah-sudah kami perhatikan dari pemda sendiripun sudah melakukan pekerjaan preventive seperti yang ada di jalan nasional,“ ujarnya lagi.

Dengan adanya program IJD ini, masyarakat sangat antusias sekali karena di masing-masing daerah mereka punya karakteristik yang berbeda dan mereka mengharapkan pembangunan di wilayah mereka selalu ada agar akses mobilitas mereka mudah.

Sunarto berharap agar IJD di tahun 2023 ini pemerintah daerah dapat terus tetap menjaga dan merawat supaya jalan yang sudah kami kerjakan dari pemerintah pusat dapat tercapai umur renacana konstruksi. Kemudian, pemerintah pusat bisa memberikan kontribusi lebih untuk lJD di daerah-daerah pedalaman sehingga dapat membuka akses masyarakat yang disekitarnya.

“Melalui program IJD ini daerah wisata bisa di tingkatkan, masyarakat bisa berkembang, produktifitas pertanian menjadi maju yang menjadikan masyarakat makmur.” kata Sunarto. (PAH/DWO)

Baca Juga: Menteri PU: Manfaat IJD Nyata untuk Konektivitas Sentra Produksi Pangan

Oleh:

Share