JAKARTA, LINTAS — Lima stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Stasiun MRT Bundaran HI, Stasiun MRT Lebak Bulus Grab, Stasiun MRT Blok M BCA, dan Stasiun MRT Bendungan Hilir.
“Stasiun MRT Dukuh Atas BNI dan Stasiun MRT Blok M BCA menjadi stasiun terpadat karena menjadi stasiun intermoda dengan TransJakarta, Commuter Line, dan LRT Jabodebek. Feeder first-mile dan last-mile penting karena ini memfasilitasi penumpang untuk mencapai stasiun MRT Jakarta,” kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Mega Tarigan saat temu wartawan di Wisma Nusantara, Selasa (20/2/2024).
Dalam konferensi pers itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, total penumpang mencapai 33,49 juta orang pada 2023 atau naik hampir 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 19,77 juta orang.
Tuhiyat menjelaskan, perusahaan menargetkan jumlah penumpang pada tahun 2024 mencapai 33,7 juta.
“Kalau pada tahun lalu penumpang harian mencapai 91.771 orang atau lebih besar dari target sekitar 79.805 orang. Karena itu, untuk tahun ini, kami menargetkan 92.000 penumpang per hari atau 33,7 juta orang pada 2024,” kata Tuhiyat di Wisma Nusantara, Selasa (20/2/2024).
Ia mengaku optimistis target tersebut akan tercapai dengan mendorong integrasi antarmoda di seluruh stasiun MRT Jakarta. Sementara itu, total penumpang MRT Jakarta yang melanjutkan perjalanan dari moda transportasi lain mencapai 7,34 juta orang pada 2023.
Pada Januari 2024, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 3.134.300 orang, dengan jumlah penumpang per hari 101.107 orang. Lalu dari awal bulan hingga 18 Februari mencapai 1.669.700 penumpang.
Sementara penumpang harian pada 1-18 Februari 2024 baru mencapai 1,66 juta orang dengan rata-rata penumpang harian sekitar 92.000 orang.

“Penurunan rata-rata penumpang harian tersebut disebabkan oleh banyaknya hari libur pada 18 hari pertama Februari 2024,” ujar Tuhiyat.
Rata-rata penumpang harian pada akhir pekan hanya 66.523 orang, sedangkan pada hari kerja mencapai 119.004 orang. (CHI)
Baca Juga: MRT Jakarta Tidak Menaikkan Tarif Tahun Ini, Fokus ke Pelayanan dan Perpanjangan Rute



















