JAKARTA, LINTAS – Sehari menjelang libur Tahun Baru Imlek 2025, Selasa (28/1/2025), Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat kenaikan volume lalu lintas di tiga ruas tol utama yang dikelolanya.
Ruas tol yang mengalami peningkatan tersebut meliputi Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Tol Manado-Bitung (Mabit), dan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara).
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Herald Galingga, menyampaikan bahwa total volume kendaraan yang melintas di tiga ruas tol tersebut pada H-1 Imlek mencapai 158.486 kendaraan.
Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan volume lalu lintas normal, namun masih lebih tinggi dibandingkan prediksi awal yang diperkirakan mencapai 152.830 kendaraan.
“Kami mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas di beberapa ruas tol utama yang dikelola JNT. Hal ini menunjukkan peran penting jalan tol dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya dalam momen libur panjang seperti Imlek,” ujar Herald dalam keterangannya, Rabu (29/1/2025).

Adapun rincian peningkatan volume lalu lintas di tiga ruas tol tersebut adalah sebagai berikut:
- Ruas Tol Balsam mencatat volume lalu lintas sebesar 14.327 kendaraan atau meningkat 23,5 persen dari volume normal yang mencapai 11.603 kendaraan.
- Ruas Tol Mabit mencatat volume lalu lintas sebesar 5.584 kendaraan atau naik 2,9 persen dibanding volume normal yang tercatat sebanyak 5.429 kendaraan.
- Ruas Tol Bali Mandara mencatat volume lalu lintas sebanyak 55.793 kendaraan atau meningkat 8,2 persen dari volume normal sebesar 51.559 kendaraan.
Herald menambahkan bahwa peningkatan lalu lintas ini juga berkaitan dengan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, terutama ke destinasi-destinasi unggulan seperti Bali dan Sulawesi Utara.
“Kenaikan lalu lintas ini sejalan dengan program Asta Cita yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur jalan tol guna meningkatkan konektivitas dan mendukung sektor pariwisata,” tuturya.
Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan tol, JNT mengimbau masyarakat agar selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik.
“Kami mengingatkan para pengendara untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi, mengecek kondisi kendaraan dan bahan bakar sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan prima,” kata Herald. (CHI)
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025, Menhub dan Menaker Siapkan Strategi





