BANDUNG, LINTAS – Sejumlah perusahaan Jepang menyatakan ketertarikan untuk membangun dan mengoperasikan beberapa bandara di Indonesia. Salah satu yang diincar adalah Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sepinggan di Balikpapan.
Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa mengatakan hal tersebut saat acara Air Transportation Working Group (ATWG) yang digelar di Hotel Pullman Bandung, Sabtu (20/1/2024).
Lukman menyatakan empat perusahaan tersebut adalah Japan Airport Terminal Co., Ltd, JALUX Inc., Taisei dan SECOM. Co. Ltd.
Perusahaan tersebut berpengalaman dalam pembangunan dan pengoperasian bandar udara utama di Jepang seperti Haneda Airport dan Narita Airport.
Mereka juga membangun beberapa bandara di luar Jepang seperti Beijing International Airport di China dan New Ulaanbaater Airport di Mongolia.
“Jadi empat perusahaan tersebut menyampaikan ketertarikan dan keinginan untuk melakukan kerja sama dalam pengembangan bandar udara di Indonesia, khususnya di Balikpapan guna meningkatkan fungsi Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sepinggan di Balikpapan sebagai pintu masuk Ibu Kota Nusantara (IKN),” tutur Lukman.

Lukman menambahkan, dengan pengalaman Jepang yang luas, teknologi dan keahlian dalam pengembangan dan pengoperasian bandara di Jepang dan luar negeri diharapkan dapat membantu mengembangkan industri penerbangan di Indonesia.
Adapun ATWG merupakan salah satu agenda dalam pertemuan Vice-Ministerial Level Meeting antara Indonesia dengan Jepang di bidang transportasi yang ke-11.
Selain itu turut dibahas adalah proposal Indonesia untuk meningkatkan rute ke Jepang, kemudian penjelasan terkait Indonesia State Safety Program. Serta paparan perkembangan penggunaan bahan bakar alternatif untuk penerbangan Sustainable Aviation Fuel (BioAvtur) di Indonesia. (CHI)
Baca Juga: Menhub: Ada “Human Error” pada Kecelakaan KA Turangga dan Bandung Raya

























