Home BeritaBerita Headline Kalsel Andalkan Kekompakan, Empat Nomor Gateball Tembus Semifinal Kejurnas 2026

Kalsel Andalkan Kekompakan, Empat Nomor Gateball Tembus Semifinal Kejurnas 2026

Share


CIBUBUR, LINTAS
– Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) meloloskan empat nomor ke semifinal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta Timur yang berlangsung sejak 20-24 Oktober 2026.

Pencapaian tersebut diraih melalui persiapan latihan yang terjadwal, pemantauan atlet dalam berbagai turnamen, serta dukungan pengurus dan sejumlah balai di Kalimantan Selatan.

Ketua Umum Pergatsi Kalimantan Selatan, Ir. Syamsul Arivin, MP yang akrab disapa Pak Ipin, mengatakan waktu persiapan tim relatif singkat. Meski demikian, para atlet tetap antusias mengikuti latihan, bahkan ada yang berangkat dari kampung sejak dini hari untuk berlatih.

“Walaupun waktunya pendek, teman-teman sangat antusias. Ada yang dari kampung naik motor ke tempat latihan ini subuh-subuh,” ujar Syamsul saat ditemui di sela-sela Kejurnas Gateball 2026.

Ia mengatakan Sekretaris Pergatsi Kalsel, Taal berperan besar dalam mempersiapkan tim, termasuk mengatur jadwal latihan. Para atlet juga diberikan motivasi agar berusaha memberikan hasil terbaik bagi Kalimantan Selatan.

Syamsul mengingatkan para atlet agar tidak terbebani oleh target kemenangan saat bertanding. Menurut dia, yang terpenting adalah bermain sebaik mungkin dan tetap berdoa agar diberikan kemudahan.

“Saya menyarankan kepada teman-teman, jangan berpikir menang saat bermain. Tapi mainlah sebaik mungkin. Menang boleh menjadi cita-cita, tetapi jangan dikeluarkan lewat mulut, simpan di dalam hati saja, sambil memohon kepada Tuhan agar diberikan kemudahan,” katanya.

Delapan Kategori

Dalam Kejurnas Gateball 2026, Kalsel mengikuti delapan dari 11 kategori yang dipertandingkan. Dari delapan kategori tersebut, empat nomor berhasil mencapai semifinal.

Syamsul menyebut nomor double putra telah dipastikan meraih medali emas. Selain itu, dua nomor telah meraih medali perunggu, sedangkan satu nomor lainnya masih bertanding untuk menentukan hasil selanjutnya.

Saat wawancara berlangsung, nomor beregu campuran atau mix sedang menghadapi DKI Jakarta dalam pertandingan delapan besar. Syamsul berharap masih ada peluang untuk menambah perolehan medali. Kontingen Kalsel diperkuat 14 atlet, satu manajer, satu ofisial, dan satu pelatih, yakni Surya Hendrajaya.

Syamsul mengapresiasi dukungan pengurus Pergatsi di Kalimantan Selatan. Dukungan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan dana dan konsumsi bagi kontingen selama mengikuti kejuaraan. Menurut dia, dukungan tersebut menunjukkan kebersamaan berbagai pihak dalam membantu kontingen Kalsel mengikuti Kejurnas Gateball 2026.

Pemilihan Atlet

Syamsul menjelaskan, pemilihan atlet yang mewakili Kalsel dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi dalam berbagai turnamen. Pengurus mengikuti perkembangan kemampuan pemain dalam kejuaraan di tingkat kabupaten, kota, maupun pertandingan yang diselenggarakan Pergatsi.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari pemantauan tersebut adalah Open Turnamen Ketua Umum Pergatsi Kalimantan Selatan yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota.

“Kami ada tim yang selalu mengevaluasi setiap turnamen yang diadakan, baik di kabupaten, kota, maupun yang diadakan oleh Pergatsi sendiri. Kami sering mengadakan event dan memantau progres atlet,” kata Syamsul.

Melalui berbagai pertandingan tersebut, pengurus dapat melihat perkembangan kemampuan atlet sebagai bahan evaluasi. Dengan demikian, pemilihan pemain tidak hanya berdasarkan satu kali seleksi, tetapi juga mempertimbangkan penampilan mereka dalam sejumlah kejuaraan.

Selain pembinaan atlet, Pergatsi Kalsel juga mengembangkan kepengurusan di tingkat daerah. Syamsul menyebut kepengurusan Pergatsi telah terbentuk di 12 dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Ketika kepengurusan provinsi dilantik, jumlah daerah yang telah memiliki kepengurusan baru tujuh. Saat wawancara berlangsung, jumlah tersebut telah bertambah menjadi 12 daerah.

Kondisi Lapangan dan Perangkat

Syamsul menilai jumlah peserta Kejurnas Gateball 2026 memang lebih ramai dibandingkan kejuaraan tahun sebelumnya. Namun, ia memberikan catatan terhadap kondisi lapangan yang digunakan dalam pertandingan.

Menurut dia, kondisi lapangan kali ini berbeda dibandingkan lapangan yang digunakan pada Piala Dirjen Bina Marga sebelumnya. Ia melihat sejumlah bagian lapangan retak dan ditambal menggunakan pasir sehingga permukaannya terasa sedikit berbatu.

“Dulu lebih mulus. Ini mungkin karena cuaca. Ada yang belah-belah, terus diisi pasir, sehingga lapangannya ada sedikit berbatu,” kata Syamsul.

Meski demikian, ia mengatakan kondisi lapangan bukan halangan bagi timnya karena seluruh kontingen bertanding di lapangan yang sama. Selain kondisi lapangan, Syamsul menyoroti kelengkapan perangkat pertandingan. Ia menyebut papan skor tidak tersedia dan petugas garis atau linesman hanya berjumlah satu orang.

“Saya lihat, mohon maaf, papan skor tidak ada. Yang kedua, linesman cuma satu orang. Kasihan mereka,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa wasit, petugas garis, dan perangkat pertandingan lainnya menjadi salah satu komponen besar dalam penyelenggaraan kejuaraan.

“Masalahnya terbesar dalam mengadakan pertandingan itu memang adalah biaya wasit, linesman, dan perangkat pertandingan,” ujarnya.

Masuk SEA Games dan Olimpiade

Di luar hasil kejuaraan dan catatan mengenai penyelenggaraan pertandingan, Syamsul berharap gateball dapat berkembang lebih luas dan tidak hanya dipertandingkan di tingkat nasional, bahkan ajang SEA Games dan Olimpiade.

“Harapan kami, gateball ini jangan hanya sampai kita nasional. Mudah-mudahan ada di SEA Games, dan mudah-mudahan diikutkan dalam Olimpiade,” ujarnya.

Syamsul Arivin juga berharap atlet-atlet yang berprestasi dapat memperoleh kesempatan untuk mewakili Indonesia apabila gateball dipertandingkan di ajang internasional. (PAH/CHI)

Baca Juga: KAI Targetkan Penataan Kawasan Karet–Sudirman Baru Selesai Desember 2026

Oleh:

Share